Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi

Vania Rossa | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:26 WIB
Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi
Ketua Ponpes Waria Al-Fatah, YS. (Suara.com/Hiskia)
  • Ponpes Waria Al-Fatah Yogyakarta didirikan tahun 2008 sebagai ruang aman bagi transpuan untuk beribadah.
  • Pondok ini pernah menghadapi penutupan paksa pada 2016 dan kini berlokasi di Jetis sejak Oktober 2023.
  • Bagi anggota, Ramadan adalah jeda spiritual untuk mengistirahatkan batin dari stigma dan penghakiman sosial.

Suara.com - Bagi sebagian besar orang, Ramadan identik dengan riuh meja makan, tawa keluarga, dan hangatnya kebersamaan. Namun, bagi para transpuan di Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta, bulan suci memiliki makna yang jauh lebih sunyi, dan lebih dalam.

Ramadan adalah jeda, waktu untuk mencuci debu jalanan yang menempel di jiwa.

Di sebuah kontrakan sederhana yang terselip di permukiman padat Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Mbak YS, sang ketua pondok, menatap sisa-sisa hari dengan tenang. Baginya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan kesempatan untuk mengistirahatkan batin dari penghakiman dunia.

Lahir dari Debu dan Air Mata

Sejarah Ponpes Waria Al-Fatah tidak lahir dari ruang megah atau catatan resmi yang rapi. Ia tumbuh dari puing-puing gempa dahsyat Yogyakarta tahun 2006.

Saat tanah berhenti berguncang dan debu perlahan luruh, kesadaran muncul: doa tidak mengenal kasta sosial maupun identitas gender.

Gagasan itu diwujudkan oleh almarhumah Ibu Maryani, ketika melihat kesedihan serupa di mata para transpuan: kerinduan untuk mendoakan kawan dan tanah kelahiran yang luluh lantak. Dari doa bersama yang awalnya sederhana, tumbuh harapan akan ruang belajar yang lebih intim dan menetap. Bukan sekadar tempat mengaji, tetapi juga ruang aman.

"Melihat keseriusan teman-teman transpuan untuk datang pengajian terus muncul, ini kalau kegiatannya tidak sekadar mendengarkan kajian tapi bisa belajar lebih ya, secara kuantitas juga lah ya, secara kuantitas itu durasi untuk belajar bisa lebih, maka di 2008 didirikan Pondok Pesantren Waria Al-Fatah," kata Mbak YS ditemui Suara.com, Kamis (19/2/2026).

Perjalanan pondok tak pernah mulus. Kegiatan sempat berpindah dari Notoyudan ke Kotagede, diiringi berbagai tantangan yang tak kunjung benar-benar pergi.

Tahun 2016 menjadi masa paling kelam, ketika sebuah organisasi masyarakat mencoba menutup paksa kegiatan pondok. Trauma itu membekas. Psikis anggota terguncang, motivasi beribadah ikut goyah. Saat itu, YS bersama almarhumah Ibu Shinta harus bolak-balik mengurus ke kepolisian dan meminta pendampingan hukum.

Duka kembali datang ketika Ibu Shinta, Ketua Ponpes sebelumnya, meninggal dunia pada 2023. Namun YS memegang keyakinan sederhana: tak seorang pun berhak melarang orang lain untuk bersujud.

"Aku sendiri meyakini bahwa orang lain nggak boleh untuk menghentikan atau melarang seseorang untuk beribadah ya," ujarnya.

Sejak Oktober 2023, ponpes berlabuh di lokasi baru di Jetis, Kota Yogyakarta. Di lingkungan yang sebelumnya tidak ada transpuan, mereka harus memulai semuanya dari nol, membangun penerimaan, pelan-pelan, lewat pendekatan kultural dan interaksi sehari-hari.

Suasana di Ponpes Waria Al-Fatah. (Suara.com/Hiskia)
Suasana di Ponpes Waria Al-Fatah. (Suara.com/Hiskia)

Ruang Aman di Tengah Penghakiman

Bagi YS dan para santri, hidup sebagai minoritas berarti akrab dengan stereotip. Namun alih-alih memilih konfrontasi, mereka membangun ruang yang justru menenangkan: ruang aman untuk beribadah tanpa rasa cemas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti dari Ramadan Kareem? Ketahui Makna, Sejarah, dan Penggunaannya

Apa Arti dari Ramadan Kareem? Ketahui Makna, Sejarah, dan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:20 WIB

Digelar di 9 Kota Besar, BSI Fest Ramadan 2026 Tawarkan Diskon Paket Umrah Hingga Rp4 Juta

Digelar di 9 Kota Besar, BSI Fest Ramadan 2026 Tawarkan Diskon Paket Umrah Hingga Rp4 Juta

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:17 WIB

Buka Puasa Jogja Jam Berapa Hari Ini? Cek Jadwal Resminya Menurut Kemenag

Buka Puasa Jogja Jam Berapa Hari Ini? Cek Jadwal Resminya Menurut Kemenag

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB