- Kementerian Keuangan telah mengalokasikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun untuk PNS, TNI, dan Polri.
- Regulasi pencairan teknis THR masih dalam finalisasi Peraturan Pemerintah yang akan diumumkan Presiden.
- Pencairan THR diprediksi akan dimulai pada minggu pertama bulan Ramadan sesuai estimasi awal pemerintah.
Suara.com - Pertanyaan mengenai kapan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 akan cair mulai membanjiri ruang publik.
Seiring memasuki bulan suci Ramadan, para abdi negara di seluruh Indonesia menanti kepastian terkait hak keuangan tahunan mereka. Kabar terbaru datang dari Kementerian Keuangan yang memberikan sinyal positif mengenai kesiapan anggaran tersebut.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan mendalam mengenai skema dan kesiapan pemerintah dalam menyalurkan dana besar tersebut.
Purbaya memastikan bahwa anggaran untuk THR 2026 bagi PNS, TNI, dan Polri sudah dialokasikan dalam kas negara dan siap untuk didistribusikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Namun, meski dana sudah tersedia, terdapat prosedur administratif dan protokoler yang harus dilalui sebelum uang tersebut masuk ke rekening masing-masing pegawai.
Dalam keterangannya, Purbaya menekankan bahwa regulasi yang menjadi payung hukum pencairan THR saat ini sedang dikebut.
Pemerintah tengah melakukan finalisasi terhadap penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) yang akan mengatur secara rinci mengenai besaran dan teknis penyaluran.
Terkait siapa yang akan memberikan pengumuman resmi, Menkeu menegaskan bahwa hal tersebut merupakan wewenang penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
"Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti presiden yang mengumumkan," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2).
Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam menjaga tata kelola administrasi negara.
Publik, khususnya para ASN, diminta untuk bersabar menunggu kepastian tanggal yang akan disampaikan langsung oleh kepala negara.
Hal ini juga berkaitan dengan agenda kenegaraan Presiden yang padat, sehingga momentum pengumuman akan disesuaikan dengan waktu yang tepat setelah seluruh proses regulasi rampung.
Lebih lanjut, Purbaya membeberkan angka yang cukup fantastis terkait total anggaran yang disiapkan pemerintah.
Dana jumbo telah dipastikan aman untuk menjamin kesejahteraan para aparatur negara di hari raya mendatang. Ia menjamin tidak ada kendala dari sisi ketersediaan likuiditas negara untuk memenuhi kewajiban ini.
"(Aturan) kan sedang diproses. Nanti begitu presiden pulang mungkin akan diumumkan. Tapi dananya sudah siap," katanya.