YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal

Vania Rossa | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25 WIB
YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal
Ketua YLBHI Muhammad Isnur. [Suara.com/Yaumal]
  • YLBHI mengingatkan Panglima TNI agar hati-hati mengirim pasukan ke Gaza tanpa mandat resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  • Pengiriman pasukan tanpa mandat PBB berisiko dianggap ilegal dan dapat dikategorikan sebagai kombatan oleh pihak terkait.
  • Presiden Prabowo berkomitmen mengirim hingga 8.000 personel pasukan perdamaian Indonesia dalam kerangka Board of Peace (BoP).

Suara.com - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur mewanti-wanti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan kepala staf angkatan agar tidak sembarangan mengirim pasukan di Gaza, Palestina.

Menurut Isnur, pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza tidak bisa hanya bermodal keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP). Perlu mandat konstitusi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"TNI ketika berangkat tanpa mandat konstitusi, tanpa mandat dari apa namanya PBB, dia menjadi ilegal. Ini fungsi TNI apa ini tentara berangkat ini ke sana?" kata Isnur.

"Panglima TNI, kepala ataf semuanya harus hati-hati. Kalau Anda memberangkatkan hanya bermodal dengan perintah dari BoP, Anda ilegal," sambung Isnur.

Keberangkatan tentara asal Indonesia ke Gaza tanpa mandat PBB bisa dianggap lain, bukan sebagai pasukan perdamaian, melainkan sebagai kombatan.

"Anda ke sana bukan lagi sebagai pasukan perdamaian, bisa dianggap kombatan. Maka kemudian Hamas wajar bersikap 'saya akan tolak tentara dari asing, ngapain ini?'," kata Isnur.

"Apalagi di sana sekarang kan mayoritas dikuasai oleh Israel kan, 80 persen. Maka kemudian Indonesia akan berdiri bersama Israel bagi situasi diplomasi internasional," ujarnya.

Siap Kirim 8 Ribu Pasukan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen mengirimkan pasukan perdamaian di Gaza, Palestina, seiring upaya mencapai perdamaian melalui keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP).

Komitmen itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan perdanna Dewan Perdamaian di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Memulai pernyataannya di ruangan, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mendukung rencana Trump dalam upaya perdamaian melalui BoP.

"Presiden Trump, para delegasi yang terhormat, Indonesia sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen atas keberhasilannya," tutur Prabowo.

Prabowo menyadari akan banyak rintangan serta kesulitan yang akan dihadapi. Kendati demikian Prabowo menegaskan Indonesia sangat optimis dengan kepemimpinan Trump di BoP.

"Visi perdamaian nyata ini akan tercapai. Akan ada masalah, tetapi kita akan menang. Kita akan mencapai impian kita akan perdamaian di Palestina, perdamaian, solusi yang langgeng dan damai untuk masalah Palestina dan di Gaza. Pencapaian gencatan senjata ini adalah nyata, kami memuji hal ini," kata Prabowo.

Prabowo lantas menegaskan komitmen Indonesia melalui keikutsertaannya di Dewan Perdamaian untuk turut mengirimkan pasukan perdamaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump

Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:18 WIB

Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"

Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:16 WIB

Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?

Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 06:18 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB