Viral Anak Perang Sarung di Kebumen Kena 'Binaan' Aparat TNI, KemenPPPA: Hindari Hukuman Fisik

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:16 WIB
Viral Anak Perang Sarung di Kebumen Kena 'Binaan' Aparat TNI, KemenPPPA: Hindari Hukuman Fisik
Ilustrasi remaja melakukan perang sarung. [ist]
  • Sejumlah remaja di Kebumen, Jawa Tengah, diamankan TNI karena diduga hendak melakukan perang sarung saat bulan Ramadan.
  • Kementerian PPPA menyayangkan tawuran sarung yang berpotensi bahaya karena sering diisi batu atau senjata tajam.
  • Kementerian PPPA mendukung penertiban oleh aparat namun menekankan penindakan tanpa kekerasan serta melibatkan keluarga.

Suara.com - Sebuah video tengah viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah remaja diamankan aparat berseragam TNI karena diduga akan melakukan perang sarung.

Kejadian tersebut diinformasikan terjadi di berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah anak laki-laki dikumpulkan di ruang terbuka dan diberi pembinaan oleh aparat.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) turut menyayangkan kejadian tersebut.

Pelaksana Tugas Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Indra Gunawan membenarkan kalau tawuran sarung memang kerap terjadi saat bulan Ramadan di berbagai tempat.

"Momen Ramadhan yang diharapkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME namun dicederai dengan adanya tawuran sarung dan sering berpotensi membahayakan karena sarung diisi dengan batu atau senjata tajam yang bisa mengakibatkan korban luka dan meningkatnya potensi korban jiwa," kata Indra kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Oleh sebab itu, pihaknya mendukung adanya penertiban aksi perang sarung itu selama Ramadan. Akan tetapi, Indra mengingatkan agar penertiban tidak dilakukan dengan kekerasan.

"Penertiban tawuran sarung perlu dilakukan agar tidak mengganggu masyarakat sekitarnya, terutama yang sedang melaksanakan ibadah, oleh aparat secara tepat dan terukur agar tetap menghormati hak-hak anak," ucapnya.

Menurutnya, penanganan tawuran anak dengan kekerasan dan hukuman fisik tidak berkorelasi dengan penegakan disiplin dan tidak secara otomatis memutus siklus kekerasan. Bahkan disebut berpotensi berulang pada anak, baik anak sebagai pelaku kekerasan maupun sebagai korban.

Sebagai solusi, Indra menyarankan adanya pelibatan lingkungan ekologis anak yang terdekat seperti keluarga, sekolah dan masyarakat untuk pembinaan dengan penerapan disiplin positif. Hal itu pula yanh akan dilakukan xalam menangani kejadian perang sarung yang viral di Kebumen.

"Kemen PPPA akan memastikan UPTD PPA Kabupaten Kebumen dapat memberikan pendampingan selama proses pembinaan serta memastikan ada keterlibatan keluarga selama proses, termasuk memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terlibat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:21 WIB

YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal

YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25 WIB

BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?

BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:00 WIB

Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...

Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:08 WIB

Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya

Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:32 WIB

Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot

Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot

News | Senin, 23 Februari 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB