Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 19:13 WIB
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron. (Suara.com/Bagaskara)
  • Anggota Komisi VI DPR RI menyoroti impor 105.000 unit *pickup* India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
  • Pengadaan transportasi program Koperasi Desa Merah Putih senilai Rp 24,66 triliun perlu audit transparansi.
  • DPR RI mengusulkan penghentian sementara proyek impor kendaraan hingga ada kejelasan pemerintah.

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyoroti tajam langkah PT Agrinas Pangan Nusantara yang melakukan impor masif sebanyak 105.000 unit kendaraan pickup dari India.

Herman menilai, pengadaan sarana transportasi untuk program Koperasi Desa Merah Putih tersebut perlu diaudit transparansinya karena melibatkan anggaran negara yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp 24,66 triliun.

Ia mengungkapkan bahwa kekinian sebagian kecil kendaraan, sekitar 1.200 unit, sudah tiba di Indonesia.

Namun, ia menyayangkan minimnya koordinasi dan keterbukaan informasi mengenai spesifikasi kendaraan yang dipilih untuk program desa tersebut.

"Agrinas Pangan Nusantara pernah mempresentasikan alokasi anggaran masing-masing desa sebesar Rp 3 miliar. Rinciannya Rp 1,6 miliar untuk gedung dan Rp 500 juta untuk modal kerja, sisanya sarana prasarana termasuk transportasi. Namun, mereka tidak pernah menyebutkan jenis dan kualifikasi transportasinya seperti apa," ujar Herman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Politisi Partai Demokrat ini mengaku terkejut saat mengetahui dari media bahwa kendaraan yang diimpor berjumlah 105.000 unit dengan nilai anggaran sebesar Rp 24,66 triliun.

Menurutnya, proyek sebesar ini seharusnya melalui pembahasan mendalam di DPR RI sebelum dieksekusi.

"Ini anggaran besar sekali, semestinya dibahas dulu di DPR. Untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, semestinya ini juga terbuka kepada publik," tegasnya.

Herman menjelaskan, bahwa urgensi dari Perpres Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebenarnya adalah untuk mempercepat peningkatan ekonomi desa dengan memotong mata rantai distribusi yang panjang.

Namun, pengadaan kendaraan dalam jumlah masif dari luar negeri justru menimbulkan pertanyaan besar.

Sejalan dengan sikap pimpinan DPR, Herman menyatakan dukungannya terhadap usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk menghentikan sementara proyek pengadaan tersebut.

"Saya sepakat dengan Pak Dasco untuk menghentikan dulu sampai betul-betul nanti ada keputusan dari pemerintah yang memastikan bahwa ini dapat dijalankan dengan benar," imbuhnya.

Ia berharap pemerintah segera memberikan kepastian dan penjelasan rinci terkait efektivitas penggunaan mobil impor asal India tersebut bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

"Kita ingin misi Koperasi Desa Merah Putih ini menjembatani kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi basis ekonomi daerah, tapi prosesnya harus akuntabel," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas

Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:10 WIB

Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya

Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:05 WIB

Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih

Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:25 WIB

Megaproyek Agrinas Bikin Penasaran, Berapa Jumlah Dealer Tata Motors dan Mahindra di Indonesia?

Megaproyek Agrinas Bikin Penasaran, Berapa Jumlah Dealer Tata Motors dan Mahindra di Indonesia?

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:48 WIB

Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?

Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:02 WIB

Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC

Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:26 WIB

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:21 WIB

Terkini

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

News | Senin, 13 April 2026 | 12:18 WIB

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

News | Senin, 13 April 2026 | 12:13 WIB

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

News | Senin, 13 April 2026 | 12:06 WIB

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

News | Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

News | Senin, 13 April 2026 | 11:47 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

News | Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB

Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh

Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh

News | Senin, 13 April 2026 | 11:43 WIB