Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia

Bangun Santoso

Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:36 WIB
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
Terduga bandar narkoba bernama Erwin alias Koko Erwin digiring ke dalam Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi)
baca 10 detik
  • Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap Erwin alias Koko, bandar narkoba yang terlibat kasus oknum aparat NTB.
  • Erwin berperan sentral dalam peredaran lintas wilayah dan diduga menyuap oknum polisi menggunakan aliran dana fantastis.
  • Penangkapan terjadi di perairan Tanjung Balai, Sumatera Utara, saat Erwin hampir melarikan diri ke Malaysia melalui laut ilegal.

Melalui analisa teknologi informasi (IT) yang akurat dan pengumpulan informasi di lapangan, tim penyidik berhasil memetakan pergerakan Erwin.

Diketahui bahwa Erwin mendapatkan bantuan dari seseorang bernama Akhsan Al Fadhli alias Genda. Genda berperan sebagai fasilitator yang mengatur pergerakan Erwin menuju wilayah Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang telah ditentukan sebagai titik keberangkatan menuju luar negeri.

“Berdasarkan hasil interogasi terhadap Genda, diperoleh keterangan bahwa Erwin telah merencanakan penyeberangan ke Malaysia melalui jalur laut ilegal dan telah berkoordinasi dengan pihak yang menyiapkan kapal,” ungkap Eko.

Penyelidikan tidak berhenti pada Genda. Tim kepolisian terus melakukan pengembangan terhadap pihak-pihak lain yang menyiapkan sarana pelarian tersebut.

Hasil pengembangan mengarah pada sosok Rusdianto alias Kumis. Dalam jaringan ini, Rusdianto bertindak sebagai fasilitator penyeberangan yang menghubungkan Erwin dengan penyedia transportasi laut ilegal.

Hasil interogasi terhadap Rusdianto mengungkap fakta baru mengenai keterlibatan pihak lain. Rusdianto mengaku dihubungi oleh seseorang yang dikenal dengan julukan “The Docter”.

Sosok misterius ini memerintahkan Rusdianto untuk membantu menyiapkan kapal yang akan membawa Erwin menyeberang ke Malaysia secara sembunyi-sembunyi.

Meskipun Rusdianto menyadari sepenuhnya bahwa Erwin adalah buronan yang tengah diburu oleh pihak kepolisian, ia tetap melanjutkan rencana tersebut.

Rusdianto kemudian menghubungi Rahmat, yang diduga berperan sebagai penyedia kapal, untuk mempercepat jadwal keberangkatan Erwin agar tidak terdeteksi oleh aparat yang berjaga.

baca juga

Puncak dari rencana pelarian ini terjadi pada Rabu (24/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Rusdianto mengantarkan Erwin langsung ke titik keberangkatan di wilayah perairan Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Dalam proses tersebut, terjadi transaksi pembayaran biaya kapal sebesar Rp7 juta yang diserahkan kepada Rahmat sebagai upah penyeberangan ilegal.

Begitu mendapatkan kepastian bahwa kapal telah bertolak dan Erwin berada di dalamnya, tim Bareskrim Polri segera melakukan pengejaran di wilayah perairan.

Situasi sempat menjadi tegang karena posisi kapal yang membawa Erwin sudah berada jauh di tengah laut dan mendekati batas wilayah negara tetangga.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan identifikasi posisi di lapangan, diketahui bahwa Erwin telah hampir mencapai wilayah perairan Malaysia dan segera keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia,” kata Eko.

Berkat tindakan cepat dan terukur di tengah laut, tim gabungan berhasil mengidentifikasi posisi kapal tersebut.

Polisi melakukan interupsi tepat waktu sebelum kapal melewati batas teritorial. Pelarian Erwin pun berhasil digagalkan, dan ia langsung diamankan oleh petugas sebelum benar-benar memasuki wilayah hukum Malaysia.

Pasca penangkapan di tengah laut tersebut, Erwin langsung dibawa di bawah pengawalan ketat menuju Gedung Bareskrim Polri di Jakarta.

Saat ini, Erwin tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk membongkar lebih dalam mengenai keterlibatan oknum-oknum lain serta struktur jaringan narkoba yang dipimpinnya.

Penyidik Bareskrim Polri dijadwalkan akan segera melaksanakan gelar perkara. Langkah ini bertujuan untuk menetapkan konstruksi hukum secara komprehensif terhadap Erwin.

Selain itu, kepolisian terus melakukan pengembangan untuk memburu jaringan peredaran narkotika yang lebih luas serta menindak tegas pihak-pihak mana pun yang terbukti membantu proses pelarian sang bandar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda

Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:11 WIB

Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima

Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:50 WIB

Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima

Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:49 WIB

Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:23 WIB

Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik

Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 21:23 WIB

Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat

Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

×