Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama

Bernadette Sariyem

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Penasihat Panglima Garda Revolusi Iran, Sardar Ebrahim Jabbari. [Tehran News]
  • Sabtu (2/8/2026), Israel dan AS menyerang Teheran, menghancurkan SD dan membombardir rumah Pemimpin Tertinggi Iran.
  • Garda Revolusi Iran mengancam akan menggunakan senjata rahasia setelah membalas serangan menggunakan rudal stok lama.
  • Iran menyerang empat pangkalan militer AS di Teluk, yaitu di Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain sebagai balasan serangan.

Suara.com - Garda Revolusi Iran menyebar ancaman kepada Amerika Serikat dan Israel, bahwa mereka baru mengeluarkan rudal-rudal stok lama dalam serangan balasan atas agresi kedua negara tersebut, Sabtu (2/8/2/2026).

Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke jantung kota Teheran.

Serangan itu termasuk menghancurkan gedung SD khusus perempuan yang menewaskan sedikitnya 51 siswi. 

Tak hanya itu, agresi Israel dan AS juga membombardir rumah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Dikutip dari media sosial Tehran News, Penasihat Panglima Garda Revolusi Iran, Sardar Ebrahim Jabbari, mengungkap rudal-rudal yang ditembakkan ke Israel maupun pangkalan militer AS di Timur Tengah hari ini adalah stok lama.

“Trump harus tahu, bahwa hari ini, kami menembakkan rudal-rudal stok lama dari gudang senjata," kata Jabbari.

Ia lalu melanjutkan, "Sebentar lagi, kami akan memperlihatkan senjata-senjata yang belum pernah Anda lihat sebelumnya.”

Pernyataan ini segera menjadi sorotan dunia karena mengindikasikan Iran memiliki teknologi persenjataan rahasia, kemungkinan besar berupa rudal hipersonik generasi terbaru atau drone bunuh diri dengan kecerdasan buatan yang belum pernah diuji coba di medan tempur manapun.

Informasi ini diperkuat oleh beredarnya pernyataan juru bicara Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melalui akun media sosial Arya (@AryJeay).

Akun tersebut mengunggah pesan-pesan ultimatum yang ditujukan kepada aliansi Washington-Tel Aviv.

"Kami akan memberi Israel dan Amerika sebuah pelajaran yang belum pernah mereka alami dalam sejarah mereka," bunyi pesan pertama yang diunggah akun tersebut.

Empat Pangkalan Militer AS Digempur Rudal

Bukan sekadar gertakan sambal, militer Iran membuktikan ancamannya dengan melakukan serangan balik besar-besaran ke berbagai pangkalan strategis AS yang tersebar di wilayah Teluk.

Langkah ini diambil setelah Israel melancarkan serangan rudal ke Teheran pagi tadi, yang menurut laporan Associated Press, terjadi sangat dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Berdasarkan data yang dihimpun, Iran tidak segan-segan memperluas target serangannya kepada pihak-pihak yang turut campur memberikan bantuan militer ke AS dan Israel.

Sedikitnya terdapat 4 pangkalan militer AS yang menjadi sasaran empuk hujan rudal Iran, hari ini:

  1. Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
  2. Pangkalan Al Salem di Kuwait.
  3. Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA).
  4. Pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain.

Serangan ke empat titik strategis ini merupakan tamparan keras bagi sistem pertahanan udara AS di kawasan tersebut.

Hal ini juga menjadi sinyal bahaya bagi negara-negara tetangga Iran yang selama ini mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai basis operasi militer Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:22 WIB

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:18 WIB

DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran

DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:04 WIB

Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!

Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:02 WIB

Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB

Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:59 WIB

Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel

Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:56 WIB

Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!

Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:53 WIB

Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?

Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:32 WIB

Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran

Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:19 WIB

Terkini

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB