- Stasiun televisi Israel mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran meninggal akibat serangan udara AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026), namun Iran menyangkalnya.
- Menteri Luar Negeri Iran mengonfirmasi Khamenei selamat meski kompleks kepemimpinan mengalami kerusakan berat akibat serangan udara presisi tersebut.
- Sebagai balasan, Iran melancarkan 'Operation True Promise 4' dengan menargetkan pangkalan strategis militer AS di Timur Tengah dua jam kemudian.
Hanya berselang sekitar dua jam setelah serangan Israel dan AS, Iran melancarkan serangan balasan.
Langkah militer ini tidak hanya ditujukan kepada Israel sebagai aktor regional, tetapi juga secara langsung menyasar pangkalan-pangkalan strategis milik Amerika Serikat di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka meluncurkan serangkaian rudal balistik dan drone menargetkan tidak hanya Israel tapi juga pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Operasi True Promise 4
Operasi balasan kali ini diberi kode nama 'Operation True Promise 4'. Nama ini merujuk pada rangkaian operasi militer Iran sebelumnya yang digunakan sebagai pembalasan atas serangan terhadap kedaulatan mereka.
Dalam pernyataan lainnya, IRGC juga mengumumkan dimulainya Operation True Promise 4 sebagai respons atas agresi AS-Israel, IRGC mengonfirmasi membom markas Angkatan Laut Kelimat AS di Bahrain dan pangkalan AS lainnya di Qatar dan Uni Emirat Arab.
Target-target ini sangat strategis. Pangkalan di Bahrain merupakan markas Armada ke-5 AS yang mengontrol jalur maritim kritis, sementara pangkalan di Qatar dan UEA berfungsi sebagai pusat logistik dan operasi udara utama Amerika di Teluk.
Penyerangan ke titik-titik ini menunjukkan keberanian militer Iran untuk menyerang infrastruktur militer Barat secara frontal.
IRGC menegaskan, operasi militer ini tidak akan berhenti sampai agresi dari pihak asing benar-benar berakhir.
- Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
Baca Juga
Militer Iran tampaknya telah menyiapkan gelombang serangan lanjutan untuk memastikan lawan mereka mendapatkan tekanan yang sepadan.
"Balasan rudal dan drone dari Iran, Insya Allah berlanjut. Kemenangan hanya dari Allah SWT," demikian keterangan IRGC.