Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup

Bernadette Sariyem

Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:23 WIB
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, diklaim televisi Israel telah tewas dalam serangan udara, Sabtu (28/2/2026). Namun, Menlu Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi Ayatollah masih hidup dan aman. [HO/Khamanei.ir/AFP]
baca 10 detik
  • Stasiun televisi Israel mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran meninggal akibat serangan udara AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026), namun Iran menyangkalnya.
  • Menteri Luar Negeri Iran mengonfirmasi Khamenei selamat meski kompleks kepemimpinan mengalami kerusakan berat akibat serangan udara presisi tersebut.
  • Sebagai balasan, Iran melancarkan 'Operation True Promise 4' dengan menargetkan pangkalan strategis militer AS di Timur Tengah dua jam kemudian.

Suara.com - Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khameneni, diklaim meninggal dunia akibat serangan udara Israel dan Amerika Serikat di Teheran, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Klaim kematian Ali Khamenei tersebut diumumkan oleh Chanel 12, stasiun televisi nasional Israel.

Namun, klaim tersebut belum mendapat konfirmasi dari pemerintah Iran.

Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, memastikan Ayatollah Ali Khamenei selamat dari upaya serangan pembunuhan.

Hal itu dikonfirmasi Araghchi dalam wawancara dengan televisi NBC News, yang sekaligus menegaskan bahwa seluruh struktur komando pemerintahan Iran tetap utuh meskipun kompleks kepemimpinan mereka mengalami kerusakan berat.

Dalam wawancara tersebut, Araghchi merinci kondisi para pejabat tinggi lainnya yang sempat dikabarkan menjadi target serangan udara presisi.

"Sejauh yang saya tahu, Ayatollah maupun Presiden (Masoud Pezeshkian) masih hidup. Hakim agung sehat. ketua parlemen masih hidup. Semua pejabat tinggi masih hidup dan aman. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional ada di posisinya. Kami semua baik-baik saja," kata  Araghchi.

Citra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]
Citra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]

Rumah Ayatollah Dibom

Pernyataan Araghchi ini muncul di tengah beredarnya bukti-bukti visual yang menunjukkan betapa dahsyatnya serangan yang dilakukan oleh aliansi Washington dan Tel Aviv.

baca juga

Israel dan AS pada Sabtu (28/2/2026) melancarkan serangan ke Iran termasuk di kawasan tempat para petinggi Iran tinggal.

Berdasarkan foto citra satelit yang beredar di media sosial, kompleks tempat Ayatollah Ali Khamenei terlihat porak-poranda usai dibombardir rudal Israel dan AS.

Struktur bangunan yang biasanya dijaga ketat itu tampak mengalami kerusakan struktural yang signifikan, mengindikasikan bahwa proyektil yang digunakan adalah jenis penghancur bunker dengan daya ledak tinggi.

Meskipun bangunan fisik hancur, protokol evakuasi darurat Iran terbukti efektif dalam mengamankan nyawa para elit politik negara tersebut sebelum serangan menghantam.

Balasan Iran

Iran tidak tinggal diam melihat wilayah kedaulatannya, terutama simbol kepemimpinannya, digempur habis-habisan.

Hanya berselang sekitar dua jam setelah serangan Israel dan AS, Iran melancarkan serangan balasan.

Langkah militer ini tidak hanya ditujukan kepada Israel sebagai aktor regional, tetapi juga secara langsung menyasar pangkalan-pangkalan strategis milik Amerika Serikat di Timur Tengah.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka meluncurkan serangkaian rudal balistik dan drone menargetkan tidak hanya Israel tapi juga pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Operasi True Promise 4

Operasi balasan kali ini diberi kode nama 'Operation True Promise 4'. Nama ini merujuk pada rangkaian operasi militer Iran sebelumnya yang digunakan sebagai pembalasan atas serangan terhadap kedaulatan mereka.

Dalam pernyataan lainnya, IRGC juga mengumumkan dimulainya Operation True Promise 4 sebagai respons atas agresi AS-Israel, IRGC mengonfirmasi membom markas Angkatan Laut Kelimat AS di Bahrain dan pangkalan AS lainnya di Qatar dan Uni Emirat Arab.

Target-target ini sangat strategis. Pangkalan di Bahrain merupakan markas Armada ke-5 AS yang mengontrol jalur maritim kritis, sementara pangkalan di Qatar dan UEA berfungsi sebagai pusat logistik dan operasi udara utama Amerika di Teluk.

Penyerangan ke titik-titik ini menunjukkan keberanian militer Iran untuk menyerang infrastruktur militer Barat secara frontal.

IRGC menegaskan, operasi militer ini tidak akan berhenti sampai agresi dari pihak asing benar-benar berakhir.

Militer Iran tampaknya telah menyiapkan gelombang serangan lanjutan untuk memastikan lawan mereka mendapatkan tekanan yang sepadan.

"Balasan rudal dan drone dari Iran, Insya Allah berlanjut. Kemenangan hanya dari Allah SWT," demikian keterangan IRGC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi

Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:21 WIB

Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?

Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:17 WIB

Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak

Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:40 WIB

Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama

Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:22 WIB

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:18 WIB

DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran

DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:04 WIB

Terkini

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:17 WIB

×