Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya

Vania Rossa

Senin, 02 Maret 2026 | 14:19 WIB
Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya
Ilustrasi AS Gunakan AI Claude Serang Iran (Gemini)
baca 10 detik
  • Militer AS tetap menggunakan AI Claude Anthropic pada operasi serangan Iran meskipun ada perintah pemutusan hubungan oleh Trump.
  • Konflik Trump dengan Anthropic dipicu penolakan Anthropic atas penggunaan AI untuk kekerasan dan pengawasan militer.
  • OpenAI mencapai kesepakatan baru dengan Pentagon, menerapkan batasan ketat pada pengawasan dan sistem senjata otonom.
  • Tidak untuk pengawasan domestik massal.
  • Tidak untuk mengarahkan sistem senjata otonom.
  • Tidak untuk pengambilan keputusan otomatis berisiko tinggi, seperti sistem “social credit”.

Berbeda dengan pendekatan sejumlah laboratorium AI lain yang mungkin melonggarkan keamanan teknis demi kepentingan nasional, OpenAI menyatakan akan tetap mempertahankan kendali penuh atas tumpukan keamanan (safety stack) mereka.

Perbedaan Teknis dan Komitmen Keamanan

OpenAI menjelaskan bahwa model mereka hanya akan dikerahkan melalui sistem cloud, bukan di perangkat edge atau perangkat lapangan langsung. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penggunaan AI dalam senjata mematikan yang beroperasi tanpa kendali manusia.

Kebijakan tersebut disebut selaras dengan Petunjuk DoD 3000.09 yang mensyaratkan verifikasi ketat terhadap sistem senjata otonom.

"Kami yakin militer AS membutuhkan model AI terkuat untuk menghadapi ancaman lawan, namun kami tidak bersedia menghapus pengamanan teknis utama," tulis OpenAI dalam pernyataan resminya, dikutip Senin (2/3/2026).

OpenAI juga meminta pemerintah tetap berupaya menyelesaikan perselisihan dengan Anthropic. Perusahaan itu menyatakan bahwa mereka telah memperjelas posisi dan Anthropic tidak seharusnya ditetapkan sebagai “supply chain risk”.

Kesepakatan ini juga mencakup penempatan insinyur serta peneliti keamanan OpenAI yang memiliki izin keamanan (cleared personnel) untuk mendampingi pemerintah secara langsung. Langkah tersebut diklaim untuk memastikan penggunaan teknologi AI tetap selaras dengan nilai-nilai demokrasi dan hukum yang berlaku di Amerika Serikat.

Integrasi AI dalam operasi militer AS kini memasuki babak baru. Di tengah konflik geopolitik dan ketegangan politik domestik, pertarungan bukan hanya terjadi di medan perang, tetapi juga dalam perebutan kendali teknologi kecerdasan buatan.

Reporter: Dinda Pramesti K

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran

Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:11 WIB

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:11 WIB

Nasib Tim Melli Terancam Pasca Donald Trump Klaim Kematian Pemimpin Tertinggi Iran

Nasib Tim Melli Terancam Pasca Donald Trump Klaim Kematian Pemimpin Tertinggi Iran

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×