Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Hancurkan Iran dengan Lebih Brutal

Bella | Suara.com

Senin, 02 Maret 2026 | 16:37 WIB
Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Hancurkan Iran dengan Lebih Brutal
Donald Trump [The White House]
  • Militer AS mengonfirmasi tiga tentara tewas di Kuwait akibat gempuran balasan Iran pada Minggu, 1 Maret 2026.
  • Presiden Trump mengancam akan melipatgandakan serangan setelah operasi militer AS menghantam lebih dari 1.000 target Iran.
  • Tingkat dukungan publik AS terhadap agresi militer ini tercatat sangat rendah, hanya satu dari empat warga setuju.

Suara.com - Ambisi operasi militer besar-besaran Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Islam Iran kini mulai menuai balasan. Militer AS secara resmi mengumumkan jatuhnya korban jiwa pertama dari pihak mereka akibat rentetan gempuran balasan pada Minggu (1/3/2026).

Komando Pusat AS mengonfirmasi bahwa tiga tentaranya tewas dan lima lainnya menderita luka parah dalam operasi militer hari kedua tersebut. Selain itu, sejumlah prajurit dilaporkan mengalami luka ringan dan gegar otak akibat terkena serpihan peluru.

Dilansir dari Reuters, meski pihak militer tidak merilis lokasi pasti insiden tersebut, dua pejabat AS yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa ketiga anggota militer itu tewas di sebuah pangkalan di Kuwait.

Merespons kematian tentara pertamanya sejak kembali menjabat, Presiden Donald Trump tampil dalam sebuah pidato video. Ia berusaha mempersiapkan mental publik AS akan kemungkinan terburuk dari perang terbuka ini.

"Sayangnya, kemungkinan akan ada lebih banyak lagi sebelum ini berakhir," ungkap Trump dalam pidato video tersebut, yang dikutip melalui Reuters, pada Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, Trump bersumpah akan melipatgandakan serangan dan membalas kematian pasukannya secara brutal.

"Namun Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak kepada para teroris yang telah melancarkan perang melawan, pada dasarnya, peradaban," tambahnya.

Korban jiwa dari pihak AS ini jatuh di tengah masifnya gempuran militer Washington ke Teheran. Sejak Trump menginstruksikan operasi tempur pada Sabtu lalu, pesawat dan kapal perang AS dilaporkan telah menghantam lebih dari 1.000 target strategis di Iran.

Daya hancur serangan ini disebut sangat mengerikan. Militer AS bahkan mengerahkan pesawat pengebom siluman B-2 Spirit untuk menjatuhkan bom seberat 2.000 pon yang dirancang khusus guna menghancurkan fasilitas rudal bawah tanah Iran.

Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa 48 pemimpin Iran telah tewas terbunuh. Tak hanya itu, militer AS juga mulai melumpuhkan kekuatan maritim Teheran dengan menenggelamkan sembilan kapal perang Angkatan Laut Iran sejauh ini, seraya bersumpah "akan mengejar sisanya."

Rentetan serangan AS dan Israel ini dilancarkan tepat sehari setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kematian sang Ayatollah tak pelak langsung menjerumuskan Timur Tengah dan ekonomi global ke dalam jurang ketidakpastian yang dalam.

Gelombang kejutnya seketika menghantam berbagai sektor vital, mulai dari jalur pelayaran, penerbangan, hingga melambungnya harga minyak dunia.

Namun ironisnya, genderang perang yang ditabuh pemerintahan Trump tampaknya tidak mendapat restu penuh dari rakyatnya sendiri.

Berdasarkan rilis jajak pendapat terbaru, tingkat dukungan publik tercatat sangat rendah; hanya satu dari empat warga Amerika yang setuju dengan agresi militer ke negara Timur Tengah tersebut.

Hingga kini, para pejabat AS menyatakan bahwa kampanye militer akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan. Bahkan, laporan Reuters mengindikasikan adanya skenario operasi berkelanjutan yang siap mengubah kawasan itu menjadi medan tempur hingga berminggu-minggu lamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris

Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:28 WIB

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:11 WIB

Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait

Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:08 WIB

24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran

24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:01 WIB

Kisah Memilukan Zahra, Cucu Ali Khamenei Berusia 14 Bulan Ikut Tewas dalam Serangan Udara

Kisah Memilukan Zahra, Cucu Ali Khamenei Berusia 14 Bulan Ikut Tewas dalam Serangan Udara

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:00 WIB

Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal

Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:58 WIB

Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 15:53 WIB

Iran Tegaskan Tak Akan Bernegosiasi dengan AS

Iran Tegaskan Tak Akan Bernegosiasi dengan AS

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:37 WIB

Stasiun Televisi Iran Diduga Diretas, Tiba-Tiba Muncul Donald Trump sedang Pidato

Stasiun Televisi Iran Diduga Diretas, Tiba-Tiba Muncul Donald Trump sedang Pidato

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:30 WIB

Trump Targetkan Perang Iran Selesai dalam 4 Minggu, Gunakan Model Venezuela Gulingkan Rezim

Trump Targetkan Perang Iran Selesai dalam 4 Minggu, Gunakan Model Venezuela Gulingkan Rezim

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB