Jelang Idul Fitri 2026, Satgas Pangan Tindak 350 Pelanggaran dan Proses 4 Perkara Hukum

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Senin, 02 Maret 2026 | 18:11 WIB
Jelang Idul Fitri 2026, Satgas Pangan Tindak 350 Pelanggaran dan Proses 4 Perkara Hukum
Ilustrasi harga pangan. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Satgas Sapu Bersih menindak 350 pelanggaran dan empat perkara hukum selama pengawasan 5–25 Februari 2026.
  • Pengawasan dilakukan pada 28.270 titik usaha, meliputi pengecekan harga dan stok menjelang HBKN.
  • Beberapa komoditas menunjukkan tren penurunan harga, namun pengawasan diperketat hingga periode April 2026.

Suara.com - Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menindak 350 pelanggaran dan memproses empat perkara hukum selama pengawasan 5–25 Februari 2026. Langkah itu dilakukan menjelang Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri melalui pemeriksaan di 28.270 titik pelaku usaha.

Rinciannya, 18.864 titik merupakan pedagang atau pengecer dan 4.413 ritel modern. Satgas juga melakukan 2.461 pengecekan distributor atau produsen, 898 koordinasi pengisian stok kosong, serta 35 pengambilan sampel uji laboratorium.

Dari hasil tersebut, Satgas menerbitkan 350 surat teguran, satu rekomendasi pencabutan izin usaha, tiga rekomendasi pencabutan izin edar, serta membawa empat perkara ke proses penegakan hukum.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, meminta pengawasan diperketat guna menjaga stabilitas harga selama hari besar keagamaan nasional. Ia menekankan agar tidak terjadi lonjakan harga.

“Tidak ada gejolak harga,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Pemantauan dilakukan di pasar tradisional dan ritel modern. Jika ditemukan harga di atas HET atau HAP, rantai distribusi ditelusuri hingga ke hulu, termasuk rumah potong hewan untuk komoditas daging.

Kasatgas Pangan Pusat Brigjen Zain Dwi Nugroho menegaskan penindakan harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, khususnya untuk komoditas beras premium di wilayah DKI Jakarta.

“Utamakan sesuai prosedur,” katanya.

Ia menyebut peningkatan intensitas pengecekan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

baca juga

Berdasar haril pemantauan, menurut Zain sejumlah komoditas seperti Minyakita, bawang merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras tercatat menunjukkan tren penurunan harga, meski sebagian masih berada di atas HET atau HAP. Pengawasan akan dilanjutkan hingga April 2026 selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Pashmina Viscose buat Tren "Kerudung Jahat" di Lebaran 2026, Wajah Auto Tirus

5 Rekomendasi Pashmina Viscose buat Tren "Kerudung Jahat" di Lebaran 2026, Wajah Auto Tirus

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 17:29 WIB

Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya

Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:35 WIB

5 Rekomendasi Gamis Bini Orang Rp200 Ribuan yang Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

5 Rekomendasi Gamis Bini Orang Rp200 Ribuan yang Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×