Toleransi Nyepi dan Lebaran di Bali, Menag Atur Takbiran Terbatas

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:02 WIB
Toleransi Nyepi dan Lebaran di Bali, Menag Atur Takbiran Terbatas
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Antara/HO-Humas UIN Maliki Ibrahim)
baca 10 detik
  • Menag atur pembatasan takbiran di Bali demi jaga toleransi dengan Nyepi.
  • Kemenag siapkan 6.859 masjid ramah pemudik untuk kelancaran arus mudik 2026.
  • Takbiran terbatas di Bali disepakati guna menghormati kekhusyukan perayaan Hari Nyepi.

Suara.com - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyoroti kesiapan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali yang pada tahun ini waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Menag menjelaskan bahwa pelaksanaan takbiran tetap diperbolehkan apabila Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026, yang bertepatan dengan rangkaian Nyepi. Namun, kegiatan tersebut harus dilakukan secara terbatas sebagai wujud toleransi antarumat beragama.

"Apabila Idulfitri jatuh pada 20 Maret, takbiran di Bali tetap diperbolehkan, namun dilaksanakan secara terbatas tanpa pengeras suara luar, tanpa arak-arakan kendaraan, dan dengan penerangan minimal," ujar Nasaruddin di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama guna menjaga kekhusyukan umat Hindu yang merayakan Nyepi, sekaligus memberikan ruang bagi umat Islam untuk menjalankan tradisi menyambut Lebaran. Sebaliknya, jika Idulfitri jatuh pada 21 Maret 2026, maka pelaksanaan Nyepi dan takbiran dapat berjalan normal sesuai waktu masing-masing tanpa pembatasan khusus.

“Negara harus hadir memastikan umat dapat beribadah sekaligus melakukan perjalanan mudik dengan aman dan manusiawi. Masjid menjadi bagian penting dari pelayanan publik tersebut,” tambahnya.

Selain memastikan kerukunan beragama di Bali, Kementerian Agama juga menyiapkan dukungan layanan mudik melalui program 'Masjid Ramah Pemudik'. Program ini mencakup pembukaan akses masjid selama 24 jam, pengamanan area ibadah dan parkir, kebersihan toilet, ketersediaan air wudu, fasilitas pengisian daya gawai (charging), ruang istirahat, hingga penyediaan air minum dan makanan ringan.

“Secara nasional, tercatat sebanyak 6.859 posko Masjid Ramah Pemudik telah disiapkan di berbagai jalur mudik,” terang Menag.

Guna memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan publik, Kemenag juga meluncurkan Program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) 2026. Program ini bertujuan menonjolkan fungsi masjid sebagai rumah singgah yang inklusif dan humanis selama masa arus mudik dan balik.

Masjid-masjid yang terlibat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yakni Masjid Transit Utama, Masjid Buffer Kota, Masjid Kota Provinsi/Kabupaten, Masjid Ikonik Sejarah, serta Masjid Area Berisiko yang terletak di titik pelabuhan, perbatasan, dan jalur rawan kemacetan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik

143,9 Juta Pergerakan Diprediksi Saat Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Pecah Arus Mudik

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:29 WIB

Bali United Dalam Bahaya, Lewatan Enam Laga Tanpa Kemenangan

Bali United Dalam Bahaya, Lewatan Enam Laga Tanpa Kemenangan

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 18:10 WIB

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×