Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 04 Maret 2026 | 05:45 WIB
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
Ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel. (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Strategi Iran mengandalkan perang atrisi logistik jangka panjang; stok persenjataan AS di kawasan terbatas hanya bertahan dua minggu.
  • Iran menerapkan pertahanan mosaik terdesentralisasi, menggunakan drone untuk menguras rudal pencegat mahal milik militer Amerika Serikat.
  • Dukungan publik domestik AS terhadap serangan ke Iran sangat rendah, menciptakan pelemahan posisi politik Washington secara signifikan.

Suara.com - Konflik Timur Tengah khususnya perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel kini memasuki fase yang sangat krusial.

Meskipun AS dan sekutunya memamerkan teknologi militer paling mutakhir, banyak pakar mulai melihat celah besar yang bisa membuat strategi mereka berantakan di lapangan.

Operasi yang dijuluki "Operation Epic Fury" oleh Donald Trump ternyata tidak semudah yang dibayangkan di atas kertas, terutama setelah Iran menunjukkan ketahanan militer yang jauh lebih ulet dari perkiraan awal.

Kenapa Iran Dianggap Unggul?

Salah satu poin kunci mengapa Iran dianggap punya keunggulan adalah strategi perang atrisi atau perang yang mengandalkan ketahanan logistik jangka panjang.

Veteran pilot tempur Rusia, Mayor Jenderal Vladimir Popov, mengatakan pada Sputnik Globe bahwa militer AS sangat bergantung pada pasokan logistik yang harus dikirim menyeberangi samudera dari daratan Amerika.

Hal ini menjadi tantangan besar karena stok persenjataan di pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut sebenarnya sangat terbatas.

"Orang Amerika beroperasi 'dari truk' dan sangat bergantung pada pasokan ulang," kata Popov. Ia menambahkan bahwa tanpa pasokan rutin dari daratan utama AS, stok persenjataan mereka saat ini diperkirakan hanya akan bertahan sekitar dua minggu saja. Popov secara tegas menyatakan, "Saya pikir keunggulan jelas berada di pihak Iran".

Selain faktor logistik, Iran juga menerapkan strategi "mosaic defense" atau pertahanan mosaik. Ini adalah sistem unit militer seluler yang terdesentralisasi, sehingga sulit dihancurkan dengan serangan udara sekali jalan.

baca juga

Dengan menggunakan kawanan drone untuk menguras stok rudal pencegat AS yang sangat mahal, Iran berhasil memaksa AS menggunakan dua hingga tiga rudal pencegat hanya untuk menjatuhkan satu proyektil Iran.

Analis geopolitik Brian Berletic mengungkapkan bahwa masalah utama Washington adalah ambisi yang terlalu luas atau global overreach.

"Mereka mencoba mengobarkan banyak perang dan perang proksi secara global, mulai dari Amerika Latin, Ukraina, Iran, hingga Yaman, sambil membangun kekuatan untuk konfrontasi dengan China di Asia-Pasifik," jelas Berletic. Akibatnya, AS tidak memiliki cukup amunisi untuk bertahan dalam perang jangka panjang dengan Iran.

Amerika yang Terpecah Menjadi Beberapa Kubu

Di dalam negeri AS, posisi pemerintahan justru semakin terjepit karena dukungan publik terhadap serangan ke Iran berada di titik terendah dalam sejarah modern mereka.

Berdasarkan jajak pendapat YouGov seperti dikutip dari RT, hanya 34% warga Amerika yang mendukung serangan tersebut, sementara 44% menolaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1

Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:08 WIB

Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika

Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika

Foto | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dunia di Ambang Perang Dunia III, Apa yang Mesti Kita Lakukan?

Dunia di Ambang Perang Dunia III, Apa yang Mesti Kita Lakukan?

Liks | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:41 WIB

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:40 WIB

Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel

Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 19:59 WIB

Terkini

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

Bekaci | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:22 WIB

Ini Cara Rahasia Membuat Ombre Lips Natural Awet 20 Jam ala MUA, Anti Ribet Re-apply!

Ini Cara Rahasia Membuat Ombre Lips Natural Awet 20 Jam ala MUA, Anti Ribet Re-apply!

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:20 WIB

BRI Taipei Perkuat Inklusi Keuangan Untuk Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

BRI Taipei Perkuat Inklusi Keuangan Untuk Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Surakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:19 WIB

×