-
Perang Israel-Iran memicu pembengkakan biaya militer hingga mencapai Rp15 triliun setiap harinya.
-
Israel menerapkan sensor militer ketat dan melarang wartawan mendokumentasikan korban serta lokasi hancur.
-
Rudal Iran dilaporkan mampu menembus pertahanan tanpa memicu sirene peringatan hingga menewaskan warga.
Wartawan internasional secara tegas dilarang untuk mendekati atau meliput fasilitas rumah sakit yang menjadi lokasi penampungan jenazah korban perang.
Segala bentuk dokumentasi visual di titik-titik lokasi kehancuran akibat ledakan rudal juga dibatasi secara ketat oleh otoritas keamanan setempat.
Hal ini memicu keraguan publik karena informasi resmi dari pemerintah seringkali bertolak belakang dengan fakta yang ditemukan secara mandiri di lapangan.
"Pemerintah tidak akan memberi tahu apa pun kepada Anda. Anda tidak bisa mengunjungi rumah sakit yang menampung jenazah, dan ketika sebuah insiden terjadi, kami bahkan tidak tahu di mana lokasinya," katanya, dikutip dari Aljazeera.
Data dari kementerian kesehatan setempat mencatat setidaknya 13 orang tewas dan hampir dua ribu orang lainnya menderita luka-luka.
Kesaksian Singh yang dimuat oleh berbagai media internasional menyebutkan adanya upaya sistematis dalam mengontrol narasi pemberitaan selama perang berlangsung.
"Rudal Iran terkadang menghantam tanpa sirene peringatan," ujarnya.
Pernyataan ini membongkar fakta bahwa jaminan keamanan yang diberikan pemerintah kepada warga sipil seringkali tidak terbukti secara nyata.
Beberapa warga sipil bahkan dilaporkan kehilangan nyawa meskipun mereka sudah berada di dalam bunker yang diklaim sangat aman dari ledakan.
Baca Juga: Iran Hampir Menang, Israel Hancur Lebur Hingga Dunia Diambang Krisis Minyak
Seringkali ledakan terjadi begitu saja tanpa ada sinyal bahaya yang memberikan waktu bagi warga untuk mencari perlindungan yang layak.
Debat panas di media sosial pun pecah terkait kebenaran data dampak serangan yang dipublikasikan oleh kantor berita resmi negara tersebut.
Pihak pengamat mencurigai bahwa minimnya rincian lokasi serangan merupakan strategi untuk menjaga moral publik agar tidak jatuh dalam ketakutan.
Analisis dari foto udara yang tidak tersentuh sensor menunjukkan bahwa rudal-rudal Iran telah menghantam kompleks perumahan padat penduduk.
Salah satu serangan langsung mengenai fasilitas bunker perlindungan dan merusak struktur bangunan di sekitarnya secara masif dan menyeluruh.
Warga di wilayah Beit Shemesh bahkan mempertanyakan efektivitas sistem peringatan dini yang dianggap terlalu lambat merespons ancaman yang datang.