GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:16 WIB
GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?
Israel beli bom pintar dari Boeing (Boeing)
baca 10 detik
  • Boeing sepakati kontrak 289 juta dollar AS untuk pengiriman 5.000 bom pintar ke Israel.

  • Pengiriman senjata Small Diameter Bomb (SDB) dijadwalkan baru akan dimulai dalam 36 bulan.

  • Kontrak ini menambah panjang daftar belanja militer Israel termasuk jet F-15 dan helikopter.

Suara.com - Raksasa kedirgantaraan asal Amerika Serikat Boeing baru saja menyepakati perjanjian masif dengan pemerintah Israel.

Kesepakatan bernilai fantastis ini mencakup pengadaan ribuan unit amunisi udara bom pintar untuk angkatan bersenjata mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Reuters, total nilai kontrak yang ditandatangani tersebut mencapai angka 289 juta dollar AS.

Proyek besar ini diproyeksikan akan memasok sebanyak 5.000 unit bom pintar terbaru ke gudang senjata Israel.

Seorang sumber terpercaya memberikan konfirmasi mengenai rincian kerja sama strategis ini kepada pihak media internasional Reuters.

Langkah kerja sama ini menegaskan posisi Boeing sebagai mitra utama dalam pembaruan teknologi pertahanan udara Israel.

Penting untuk dicatat bahwa kontrak ini tidak memiliki kaitan langsung dengan operasi serangan udara yang terjadi sekarang.

Proses pengiriman ribuan amunisi tersebut diprediksi tidak akan dilakukan dalam waktu dekat atau dalam sekejap.

Dikutip dari Jerusalem Post, jadwal pengiriman pertama diperkirakan baru akan terlaksana dalam kurun waktu sekitar 36 bulan ke depan nanti.

baca juga

Fakta mengenai lini masa distribusi ini pertama kali diungkap oleh laporan mendalam dari pihak Bloomberg News.

Senjata yang dipesan adalah jenis Small Diameter Bomb atau yang lebih dikenal dengan sebutan teknis SDB.

Amunisi ini merupakan jenis bom berpemandu yang memiliki akurasi sangat tinggi saat dilepaskan dari pesawat.

Jet tempur Israel mampu meluncurkan bom pintar ini untuk menghancurkan target dari jarak yang cukup jauh.

Jangkauan operasional senjata canggih ini diklaim bisa mencapai lebih dari 64 kilometer atau sekitar 40 mil.

Teknologi ini memungkinkan pilot melakukan serangan presisi tanpa harus mendekat ke area pertahanan udara lawan yang berbahaya.

Investasi Israel pada alutsista buatan Boeing sebenarnya sudah berlangsung cukup masif sejak tahun-tahun sebelumnya yang lalu.

Pada tahun lalu Boeing bahkan telah mengantongi kontrak jumbo senilai 8,6 miliar dollar AS dari pihak Pentagon.

Dana tersebut dialokasikan secara khusus untuk memproduksi serta mengirimkan armada jet tempur F-15 terbaru bagi Israel.

Transaksi pesawat tempur ini merupakan bagian resmi dari skema penjualan militer luar negeri antar kedua pemerintahan negara.

Amerika Serikat memang telah lama memegang peran sebagai pemasok senjata terbesar bagi sekutu utamanya di Timur Tengah.

Pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan sempat mengambil langkah cepat untuk mempercepat proses penjualan senjata strategis ini.

Langkah ini dilakukan dengan menggunakan otoritas darurat guna melewati jalur birokrasi kongres yang biasanya memakan waktu lama.

Kebijakan darurat tersebut mencakup pengiriman lebih dari 20.000 unit bom dengan estimasi nilai sekitar 650 juta dollar.

Seorang pejabat dari Departemen Luar Negeri juga mengonfirmasi adanya tambahan pembelian amunisi krusial melalui jalur komersial.

"Israel akan membeli tambahan amunisi kritis senilai $298 juta melalui penjualan komersial langsung," ujar pejabat Departemen Luar Negeri tersebut.

Selain bom pintar dan jet tempur pihak otoritas Amerika Serikat juga telah menyetujui kontrak militer lainnya.

Departemen Luar Negeri AS memberikan lampu hijau bagi tiga kontrak terpisah dengan nilai total 6,5 miliar dollar.

Dalam paket kontrak tersebut tercantum juga pengadaan helikopter serbu jenis Apache yang juga diproduksi oleh Boeing.

Rentetan kontrak ini menunjukkan betapa kuatnya ketergantungan serta kemitraan teknologi militer antara kedua belah pihak tersebut.

Semua data fakta yang tersaji mencerminkan dinamika penguatan pertahanan udara yang terus berkembang secara signifikan di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan

Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:14 WIB

Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!

Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:55 WIB

Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu

Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×