Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47 WIB
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mengisi Taushiyah Tarawih di Masjid Agung Al Azhar, Rabu (11/3/2026). (Dok: YouTube Masjid Agung Al Azhar).
baca 10 detik
  • Anies Baswedan menyampaikan Ramadan tahun ini berbeda karena adanya ketidakpastian global seperti perang dan krisis iklim.
  • Anies mengingatkan bahwa Indonesia harus berpegang teguh pada komitmen konstitusional mendukung keadilan global.
  • Ia mendorong respons umat Islam terhadap gejolak dunia harus substantif, bukan sekadar tindakan simbolis belaka.

Suara.com - Anies Baswedan menyinggung situasi Ramadan tahun ini yang hadir cukup berbeda. Menurutnya bulan suci kali ini dihadapkan pada situasi global yang penuh ketidakpastian.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyoroti bagaimana situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Mulai dari agresi militer di berbagai belahan dunia hingga ancaman krisis iklim yang nyata.

Menurutnya, umat Islam tidak boleh menutup mata terhadap gejolak tersebut hanya karena sedang fokus beribadah

"Ramadan ini adalah bulan di mana kita diarahkan untuk menata diri. Tapi pada saat yang sama, di tahun-tahun terakhir ini, bahkan di minggu-minggu terakhir ini, justru berkecamuk berbagai macam ketidakstabilan, perang, ketidakpastian ekonomi, bahkan krisis iklim," kata Anies saat mengisi Taushiyah Tarawih di Masjid Agung Al Azhar, Rabu (11/3/2026).

Ia mencontohkan sejumlah peristiwa global yang menunjukkan dunia sedang berada dalam kondisi penuh gejolak, seperti perang Rusia, konflik di Gaza, hingga konflik berdarah di Sudan dan Myanmar.

Di tengah situasi tersebut, disampaikan Anies, umat Islam tidak hidup dalam ruang yang terpisah dari dinamika global.

Anies mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, Indonesia memiliki komitmen moral terhadap dunia internasional. Ia merujuk pada amanat konstitusi yang menegaskan peran Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.

"Dalam bahasa sederhana, kontrak asli kita dengan dunia adalah berdiri di sisi keadilan global dan tidak tunduk pada kekuatan mana pun yang ada di muka bumi ini," tandasnya.

Menurutnya, komitmen tersebut menempatkan Indonesia dalam posisi penting di tengah percaturan global. Terlebih dengan jumlah penduduk yang besar dan peran strategis di Asia Tenggara.

baca juga

Indonesia, kata Anies, tidak seharusnya terbawa arus propaganda atau tekanan geopolitik dari kekuatan besar.

"Negara yang berprinsip pasti tidak tergesa-gesa dan ikut arus propaganda. Tapi memeriksa fakta, mengukur dampak, lalu kompas keadilan tadi dipegang terus," tegasnya.

Anies turut menyoroti kecenderungan respons masyarakat terhadap konflik global yang masih bersifat simbolik.

Berbagai aksi solidaritas seperti mengganti foto profil atau ikut pawai tetap baik dilakukan namun sering kali tidak berdampak jangka panjang.

"Respons kita dalam menghadapi tragedi-tragedi dunia harus bergerak dari respon simbolik menjadi respon yang lebih substantif," ujarnya.

Ia mendorong agar solidaritas tersebut diterjemahkan menjadi dorongan kebijakan yang lebih sistemik. Termasuk pengawalan diplomasi dan sikap ekonomi yang sejalan dengan prinsip keadilan global.

Dalam kesempatan ini, Anies berharap Ramadan kali ini dapat menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmennya terhadap keadilan global. Sekaligus menjaga kewibawaan sebagai bangsa yang selama ini dikenal vokal membela kaum tertindas.

"Semoga bangsa kita tetap teguh di dalam posisinya sebagai penjaga dan pengingat atas hadirnya keadilan untuk semua, bukan sebagai bangsa yang mudah didikte oleh bangsa-bangsa kuat lainnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapkan Selamat HUT ke-12 Suara.com, Anies Baswedan: Terus Bernyali untuk Menjaga Demokrasi!

Ucapkan Selamat HUT ke-12 Suara.com, Anies Baswedan: Terus Bernyali untuk Menjaga Demokrasi!

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:40 WIB

Puan Maharani Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga 1 di Tengah Konflik Global

Puan Maharani Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga 1 di Tengah Konflik Global

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:35 WIB

Pakar UGM Soroti Ketahanan Nasional, Konflik Global Tak Boleh Bebani Rakyat

Pakar UGM Soroti Ketahanan Nasional, Konflik Global Tak Boleh Bebani Rakyat

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:26 WIB

Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional

Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:10 WIB

Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah

Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:40 WIB

JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah

JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:49 WIB

Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei

Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:23 WIB

Terkini

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:39 WIB

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:36 WIB

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:33 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Malang | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:31 WIB

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:27 WIB

×