Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:24 WIB
Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban
Rudal Iran (Tsnimnews)
baca 10 detik
  • Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait menggunakan rudal dan pesawat nirawak.

  • Sebanyak seratus lebih tentara Amerika Serikat dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan IRGC.

  • Serangan Iran menargetkan infrastruktur vital termasuk sistem Patriot dan markas Armada Kelima.

Suara.com - Momen Ramadhan jadi mimpi buruk di Kuwait. Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik baru setelah pihak Teheran mengeklaim keberhasilan operasi militernya.

Kekuatan militer Iran dilaporkan telah meluncurkan rudal kiamat mematikan ke arah instalasi militer Amerika Serikat.

Serangan ini menyasar titik-titik strategis yang berada di wilayah kedaulatan negara Kuwait baru-baru ini.

Laporan resmi menyebutkan bahwa penggunaan drone dan rudal menjadi instrumen utama dalam gempuran udara tersebut.

Dampak dari aksi militer ini diklaim mengakibatkan lebih dari seratus personel tentara Amerika mengalami cedera.

Pihak Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC merilis pengumuman resmi mengenai rincian serangan besar ini.

Mereka menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian integral dari gelombang ke-38 Operasi True Promise 4.

Momentum serangan dipilih secara khusus oleh pasukan elit Iran untuk memberikan dampak psikologis yang signifikan.

Berdasarkan informasi dari kantor berita Tasnim, fokus utama serangan adalah fasilitas penerbangan militer milik Amerika.

baca juga

"Angkatan Laut Garda Revolusi melaksanakan operasi yang kuat dan menentukan terhadap sisa-sisa pasukan militer Amerika di kawasan pada malam Lailatul Qadar, sebagai bagian dari gelombang ke-38 Operasi True Promise 4," demikian pernyataan IRGC.

Fasilitas pangkalan helikopter di Al-Udairi Air Base menjadi sasaran yang paling parah terkena dampak ledakan.

Setidaknya dua buah rudal dilaporkan menghantam area vital tersebut dalam waktu yang hampir bersamaan secara presisi.

Ledakan yang dihasilkan dari hulu ledak rudal Iran diklaim telah melumpuhkan aktivitas penerbangan di sana.

Banyaknya jumlah tentara yang terluka membuat operasional militer Amerika Serikat di kawasan tersebut menjadi terganggu.

Menurut IRGC, serangan itu menyebabkan banyak personel militer Amerika tidak dapat bertugas. Lebih dari 100 tentara diklaim terluka.

Pihak Iran tidak hanya menyasar pangkalan udara tetapi juga titik logistik laut yang sangat penting.

Fasilitas di Mina Salman Port yang dikenal sebagai markas United States Fifth Fleet turut menjadi target.

Infrastruktur kunci yang menopang pergerakan armada laut Amerika diklaim mengalami kerusakan akibat gempuran proyektil tersebut.

Selain pelabuhan, sistem pertahanan udara yang canggih milik Amerika juga dilaporkan tidak berdaya menahan serangan.

IRGC juga menyebut telah menyerang infrastruktur penting militer Amerika di kawasan. Salah satunya fasilitas di Mina Salman Port yang menjadi markas United States Fifth Fleet.

Laporan intelijen Iran mengindikasikan bahwa sistem pertahanan udara Patriot milik Amerika berhasil ditembus dan dirusak.

Kerusakan juga menyasar gudang penyimpanan peralatan tempur yang berada di pangkalan angkatan laut Ali Al-Salem.

Barak-barak tempat prajurit beristirahat di Mohammad Al-Ahmad Naval Base tidak luput dari sasaran serangan udara.

Iran menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan teknis untuk menjangkau titik-titik yang dianggap paling aman sekalipun.

Selain itu, IRGC menyebut sistem pertahanan udara Patriot, gudang peralatan militer, serta barak pasukan Amerika di pangkalan angkatan laut Ali Al-Salem Air Base dan Mohammad Al-Ahmad Naval Base juga mengalami kerusakan akibat serangan.

Pemerintah Iran melalui militernya menyatakan bahwa operasi serupa akan terus dilancarkan di masa mendatang.

Selama konflik regional masih membara, posisi Amerika dan Israel akan tetap berada dalam garis bidik.

Pesan tegas disampaikan kepada komunitas internasional bahwa Iran tidak akan mundur sebelum tujuan mereka tercapai.

Visi akhir dari militer Iran adalah hilangnya dominasi kekuatan asing yang mengancam kedaulatan wilayah nasional mereka.

Pernyataan dari Garda Revolusi ini menandakan fase baru dalam konfrontasi langsung antara Teheran dan Washington.

Dunia kini menantikan respons resmi dari Pentagon terkait klaim korban jiwa dan kerusakan infrastruktur ini.

Meningkatnya intensitas serangan menunjukkan bahwa diplomasi di kawasan tersebut sedang berada di ujung tanduk.

Setiap pergerakan militer selanjutnya akan sangat menentukan stabilitas keamanan di jalur perdagangan energi dunia.

Klaim kemenangan ini menjadi penanda kekuatan bagi Iran dalam peta persaingan militer global saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:46 WIB

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:34 WIB

Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas

Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 23:52 WIB

Terkini

Layanan Onshore Power Supply dari Pelindo Diramalkan Bakal Dorong Transformasi Green Port

Layanan Onshore Power Supply dari Pelindo Diramalkan Bakal Dorong Transformasi Green Port

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:17 WIB

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:17 WIB

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Review Film Love of Your Life: Terlalu Banyak Kesedihan dalam Satu Paket

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

Indonesia Diprediksi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik, Mengapa Menambah Pembangkit Saja Tak Cukup?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:15 WIB

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:13 WIB

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Ugal-ugalan, 40 Persen Suara Rakyat Terancam Hangus

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:12 WIB

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:05 WIB

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:04 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

×