Kocak! Zionis Israel Sembunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:42 WIB
Kocak! Zionis Israel Sembunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan
Dampak rudal Iran (Jerusalam post)
  • Militer Israel memperketat sensor media untuk menutupi tingkat kerusakan akibat serangan rudal Iran.

  • Larangan penyiaran langsung di lokasi ledakan bertujuan mencegah musuh mendapatkan informasi intelijen sensitif.

  • Iran menuding Israel sengaja membatasi akses pers agar kehancuran infrastruktur mereka tidak terlihat.

Suara.com - Pemerintah Israel dilaporkan mulai menerapkan pengawasan informasi yang sangat ketat terkait dampak serangan rudal Iran.

Kebijakan ini diambil untuk membatasi ruang gerak pers dalam melaporkan kerusakan di wilayah pendudukan.

Lembaga sensor militer kini melarang jurnalis mendokumentasikan hasil ledakan rudal secara mendalam ke publik luas.

Media internasional maupun lokal tidak diperbolehkan lagi menyiarkan kondisi lapangan secara langsung saat konflik terjadi.

Laporan dari France 24 menyebutkan bahwa kontrol informasi ini semakin intensif sejak akhir Februari 2026.

Ketegangan antara Teheran dan sekutu utama Amerika Serikat tersebut memang terus memanas belakangan ini.

Pasukan Pertahanan Israel atau IDF mulai mengawasi setiap publikasi yang berkaitan dengan stabilitas keamanan nasional.

Langkah ini diambil setelah adanya eskalasi serangan balasan dari wilayah Asia Barat menuju Israel.

Kelompok bersenjata seperti Hezbollah di Lebanon juga menjadi faktor penguat diberlakukannya aturan sensor tersebut.

IDF secara tegas melarang adanya siaran langsung dari kota-kota saat sirene peringatan udara berbunyi.

Pengambilan gambar maupun rekaman video di titik jatuhnya rudal kini menjadi aktivitas yang dilarang.

Israel sebenarnya sudah memiliki regulasi sensor keamanan sejak lama untuk mengatur pemberitaan media massa.

Namun aturan tersebut kini menjadi jauh lebih kaku dibandingkan dengan periode konflik pada tahun-tahun sebelumnya.

Dampak dari kebijakan ini membuat informasi mengenai kerusakan fisik bangunan menjadi sangat minim didapatkan media.

Banyak visual yang beredar di media sosial saat ini justru hanya berupa rekaman amatir warga.

Beberapa dokumentasi yang muncul bahkan diketahui merupakan arsip lama yang diunggah kembali oleh pengguna internet.

Liputan langsung dari lokasi kejadian kini menjadi pemandangan yang sangat langka di televisi internasional.

Militer Israel telah menetapkan area yang terkena dampak ledakan sebagai zona sensitif yang tertutup bagi pers.

Jurnalis mungkin masih diizinkan mengambil gambar dalam beberapa kasus namun dengan syarat yang sangat berat.

Pihak media dilarang keras merinci koordinat lokasi atau menjelaskan tingkat kerusakan yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Brigadir Jenderal Netanel Kula selaku Kepala Sensor Militer memberikan penjelasan mengenai alasan di balik kebijakan ini.

Beliau menyatakan bahwa langkah tersebut murni untuk kepentingan taktis militer dalam menghadapi serangan pihak lawan.

Menurutnya informasi yang bocor ke publik bisa dimanfaatkan oleh musuh untuk mengatur strategi serangan berikutnya.

Kula menekankan bahwa perlindungan terhadap data intelijen adalah prioritas utama pemerintah saat masa peperangan berlangsung.

“Tujuan utamanya adalah untuk mencegah bantuan kepada musuh selama masa perang yang merupakan ancaman nyata bagi keamanan Israel,” kata Kula seperti dikutip France 24.

Kutipan tersebut menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan informasi strategis jatuh ke tangan lawan mereka.

Laporan mengenai pengetatan sensor ini kemudian mendapatkan perhatian khusus dari Menteri Luar Negeri Iran.

Abbas Araghchi melalui akun media sosial pribadinya memberikan komentar tajam mengenai kebijakan sensor militer Israel.

Araghchi menilai bahwa tindakan tersebut merupakan bukti ketakutan Israel terhadap efektivitas serangan rudal milik Iran.

Ia menuding otoritas setempat sedang berusaha keras menyembunyikan fakta kehancuran dari pandangan masyarakat dunia secara global.

Pihak Teheran mengklaim bahwa serangan mereka telah menimbulkan kerugian yang cukup besar di pihak lawan.

Araghchi menyebut laporan internal militer Iran menunjukkan adanya kerusakan infrastruktur yang cukup parah di berbagai titik.

Namun kebenaran mengenai klaim kerusakan tersebut masih sangat sulit dibuktikan oleh pihak ketiga yang independen.

Akses media yang sangat terbatas di lokasi terdampak menjadi kendala utama dalam memverifikasi data di lapangan.

Dunia internasional kini menyatakan kekhawatiran mendalam atas potensi meluasnya perang besar di kawasan Asia Barat.

Banyak negara menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri guna mencegah jatuhnya korban sipil lebih banyak.

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda deeskalasi konflik antara Iran dan Israel di tengah pengetatan informasi.

Masyarakat global hanya bisa memantau perkembangan situasi melalui rilis resmi yang dikeluarkan oleh kedua negara.

Transparansi informasi menjadi isu krusial di tengah upaya Israel mempertahankan narasi keamanan nasional mereka sendiri.

Konflik bersenjata ini diprediksi akan terus berdampak pada stabilitas ekonomi dan politik di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban

Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 05:24 WIB

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:46 WIB

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:34 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB