Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:24 WIB
Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran
Drone Iran menghantam gedung dekat Dubai Creek Harbour saat militer Israel meluncurkan gelombang serangan besar. (Financial Express)
  • Drone presisi Iran menghantam gedung di Dubai Creek Harbour saat eskalasi regional meningkat tajam.

  • Israel memulai gelombang serangan udara besar-besaran ke Teheran sebagai balasan atas rudal Iran.

  • Garda Revolusi Iran dan Hizbullah menyerang 50 target termasuk pangkalan militer di wilayah Israel.

Sebelum balasan Israel terjadi, Garda Revolusi Iran telah lebih dulu meluncurkan operasi tempur yang melibatkan kekuatan sekutu mereka dari Lebanon.

Kelompok Hizbullah dilaporkan bahu-membahu bersama militer Iran dalam upaya menembus sistem pertahanan udara yang dimiliki oleh negara Israel.

Operasi militer yang dilakukan pada waktu dini hari tersebut diklaim merupakan strategi integrasi antara tembakan rudal balistik dan serangan drone.

Kantor berita Fars dan Tasnim melaporkan bahwa koordinasi antara Teheran dan militer Lebanon selatan ini bertujuan untuk melumpuhkan titik vital lawan.

Operasi tempur ini dikabarkan menyasar setidaknya lima puluh lokasi strategis yang tersebar di berbagai penjuru wilayah kedaulatan militer Israel.

Pangkalan militer utama di kota-kota besar seperti Haifa, Tel Aviv, hingga Beersheba menjadi fokus utama dari hantaman rudal gabungan tersebut.

Tidak hanya Israel, Garda Revolusi Iran juga dilaporkan sempat mengarahkan moncong senjata mereka ke beberapa fasilitas militer milik Amerika Serikat.

Pangkalan militer AS yang berada di Al-Kharj, Arab Saudi, serta fasilitas di Al-Azraq, Yordania, masuk dalam daftar target operasi mereka.

Meski sempat muncul sinyal peringatan bahaya di wilayah Arab Saudi, koresponden lapangan melaporkan tidak ditemukan adanya kerusakan fisik yang signifikan.

Sementara itu, pihak berwenang di Yordania menegaskan bahwa wilayah kedaulatan mereka tetap aman dan tidak ada serangan yang mendarat di sana.

Konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah ini kini telah berkembang menjadi perang multifront yang melibatkan berbagai faksi militer yang berbeda.

Selain berhadapan dengan Iran dan Amerika Serikat, militer Israel juga harus membagi fokus mereka untuk meredam pergerakan militan di Lebanon.

Militer Israel secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan gempuran udara terbaru yang menargetkan pusat kekuatan kelompok Hizbullah.

Operasi udara di wilayah Lebanon ini dilakukan pada hari Rabu sebagai bagian dari upaya sistematis Israel dalam melemahkan kekuatan lawan.

Pihak Tel Aviv menekankan bahwa serangan intensif tersebut ditujukan untuk menghancurkan seluruh fasilitas infrastruktur pendukung milik Hizbullah di wilayah Dahiyeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan

Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB

Donald  Trump Klaim AS Menang Lawan Iran: Perang Ini Telah Usai

Donald Trump Klaim AS Menang Lawan Iran: Perang Ini Telah Usai

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:58 WIB

FBI: Iran Berpotensi Serang Daratan AS, Tepatnya di California

FBI: Iran Berpotensi Serang Daratan AS, Tepatnya di California

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:27 WIB

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:25 WIB

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB