Imbas Lele Mentah Pada Menu MBG yang Viral, BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG di Pamekasan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:05 WIB
Imbas Lele Mentah Pada Menu MBG yang Viral, BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG di Pamekasan
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (Suara.com/Riki Chandra)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menghentikan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis di Pamekasan akibat laporan menu lele yang dinilai mentah.
  • Penghentian sementara ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap proses pengolahan dan penyajian makanan program MBG.
  • Dapur tersebut memasok makanan kepada 3.329 penerima manfaat, termasuk siswa, guru, ibu hamil, menyusui, dan balita.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Keputusan ini diambil setelah muncul laporan soal menu MBG yang disebut masih mentah.

Penghentian sementara dilakukan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sejumlah sekolah di wilayah tersebut.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro mengatakan keputusan itu diambil setelah polemik menu MBG berupa lele yang memicu penolakan dari pihak sekolah.

“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” kata Dony dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/3).

Menurut dia, penghentian operasional dilakukan untuk membuka ruang evaluasi terhadap proses pengolahan hingga penyajian makanan dalam program MBG di lokasi tersebut.

Selama masa penghentian, BGN akan melakukan pembinaan sekaligus memperbaiki sistem operasional dapur penyedia makanan sebelum kembali beroperasi.

“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah video menu MBG yang memperlihatkan lele diduga mentah beredar luas di media sosial pada Senin (9/3). Video tersebut diambil dari salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan.

Sebelumnya, pihak sekolah diketahui menolak distribusi makanan tersebut karena menilai menu yang diberikan tidak layak dikonsumsi siswa.

baca juga

Namun pihak dapur penyedia makanan menyebut menu tersebut sebenarnya merupakan lele marinasi, bukan ikan mentah.

Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan Fikri Kuttawakil menjelaskan metode marinasi digunakan untuk menjaga kualitas gizi sekaligus ketahanan bahan pangan sebelum diolah lebih lanjut.

“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari,” jelas Fikri.

Dapur SPPG tersebut diketahui melayani 3.329 penerima manfaat di wilayah Pamekasan. Penerima program tidak hanya siswa sekolah, tetapi juga tenaga pendidik serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

BGN memastikan operasional dapur akan kembali berjalan setelah evaluasi selesai dilakukan. Sementara itu, polemik kualitas makanan dalam program MBG masih menjadi sorotan publik setelah video menu lele tersebut viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

208 SPPG di DIY Dihentikan Sementara, Bisa Operasi Lagi Setelah Penuhi Standar Sanitasi dan Mess Tim

208 SPPG di DIY Dihentikan Sementara, Bisa Operasi Lagi Setelah Penuhi Standar Sanitasi dan Mess Tim

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:12 WIB

Badan Gizi Nasional Geber Sertifikasi SLHS di 8 Wilayah untuk MBG

Badan Gizi Nasional Geber Sertifikasi SLHS di 8 Wilayah untuk MBG

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:11 WIB

BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap

BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 18:50 WIB

YGMD Tempuh Jalur Hukum Terkait Prosedur Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

YGMD Tempuh Jalur Hukum Terkait Prosedur Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

News | Senin, 09 Maret 2026 | 16:51 WIB

BGN Ancam Putus Kontrak Pengelola Dapur MBG yang Hanya Berorientasi Bisnis

BGN Ancam Putus Kontrak Pengelola Dapur MBG yang Hanya Berorientasi Bisnis

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

×