Upaya Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah, Prabowo Siapkan Dua Kebijakan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 12 Maret 2026 | 18:44 WIB
Upaya Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah, Prabowo Siapkan Dua Kebijakan
Gajah Sumatera di kawasan Air Sugihan Sumatera Selatan. [dok]. Ist
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menyiapkan Inpres penyelamatan populasi gajah Sumatra dan Borneo, serta Keppres pembentukan Satgas inovasi pembiayaan taman nasional.
  • Inpres tersebut bertujuan menyelamatkan gajah melalui pembangunan koridor habitat antarkantong populasi untuk mencegah kepunahan spesies tersebut.
  • Pemerintah akan membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional untuk mencari pendanaan berkelanjutan, dimulai dengan proyek percontohan di Way Kambas.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan dua kebijakan penting, yakni instruksi presiden (Inpres) terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra serta gajah Borneo, serta keputusan presiden (Keppres) tentang pembentukan satuan tugas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

Hal itu disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai bertemu dan melaporkan sejumlah hal kepada Presiden Prabowo di Merdeka, Jakarta.

Sejumlah langkah strategis pemerintah dalam memperkuat upaya konservasi satwa serta pengelolaan taman nasional di Indonesia menjadi pembahasan dalam pertemuan Raja Juli dan Prabowo.

Perihal Inpres, Raja Juli menyampaikan kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk menyelamatkan populasi gajah yang saat ini menghadapi ancaman serius akibat menyusutnya habitat alami mereka.

Ia menegaskan tanpa intervensi serius dari pemerintah, kerusakan habitat gajah berpotensi semakin meluas dan mengancam keberlangsungan spesies tersebut.

“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan ikonik spesies di Indonesia tidak menutup kemungkinan akan punah,” kata Raja Juli usai bertemu kepala negara, Kamis (12/3/2026).

Melalui Inpres tersebut, Prabowo akan memberikan arahan kepada sejumlah kementerian terkait untuk mendukung Kementerian Kehutanan dalam upaya penyelamatan populasi gajah, termasuk dengan membangun koridor habitat yang memungkinkan pergerakan gajah antarwilayah.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun koridor di dalam kawasan kantong gajah guna memperluas daya jelajah satwa sekaligus mencegah terjadinya perkawinan sedarah yang dapat mengancam keberlanjutan populasi.

“Contohnya di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatra akan dibentuk apa yang disebut sebagai area preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah antarkantong tadi sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain,” kat Raja Juli.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli juga menyinggung langkah konkret Prabowo dalam mendukung pelestarian habitat gajah, termasuk dengan menyerahkan lahan miliknya seluas 90 ribu hektare untuk konservasi.

Selain kebijakan terkait konservasi gajah, Presiden Prabowo juga menyiapkan Keppres untuk membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.

Satgas tersebut bertujuan mendorong model pendanaan yang lebih berkelanjutan bagi pengelolaan taman nasional di Indonesia.

“Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain, termasuk melibatkan _private sector_ agar sekali lagi taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia, hutannya terjaga, hutannya lestari, tapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini juga dapat dijaga dengan baik,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan menyiapkan sejumlah proyek percontohan pengelolaan taman nasional, salah satunya di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Raja Juli juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menyiapkan dukungan pendanaan untuk mengatasi konflik antara manusia dan gajah yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Beliau memutuskan menyiapkan dana bantuan Presiden untuk membuat pagar atau kanal yang akan membentengi antara Taman Nasional Way Kambas dengan perkampungan atau desa yang ada di sepanjang Taman Nasional Way Kambas di Lampung tersebut,” kata Raja Juli.

Raja Juli menegaskan bahwa langkah-langkah yang tengah disiapkan tersebut menunjukkan komitmen kuat Prabowo dalam menjaga kelestarian alam dan satwa liar Indonesia.

"Ini sekali lagi menunjukkan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto seperti yang dikatakan para aktivis konservasi beliau adalah Presiden dalam sejarah Indonesia yang paling peduli terhadap konservasi gajah di Indonesia,” kata Raja Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran

Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:38 WIB

Kali Kedua Rapat Bareng Presiden, Hasan Nasbi Hadir di Istana, Sinyal Comeback ke Kabinet?

Kali Kedua Rapat Bareng Presiden, Hasan Nasbi Hadir di Istana, Sinyal Comeback ke Kabinet?

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:31 WIB

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah?

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah?

Liks | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:33 WIB

Tak Dipotong Pajak! THR Prabowo-Gibran Cair, Segini Besarannya

Tak Dipotong Pajak! THR Prabowo-Gibran Cair, Segini Besarannya

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:14 WIB

Presiden Prabowo: Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Swasembada Energi

Presiden Prabowo: Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Swasembada Energi

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:09 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:07 WIB

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Kebijakan Rombak Pejabat Kemenkeu Berpotensi Dianulir, Purbaya: Suka-Suka Menteri (Baru) Lah!

Kebijakan Rombak Pejabat Kemenkeu Berpotensi Dianulir, Purbaya: Suka-Suka Menteri (Baru) Lah!

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

5 Rekomendasi Cafe Tempat Nugas dan WFC di Jogja, Nyaman dan Terjangkau

5 Rekomendasi Cafe Tempat Nugas dan WFC di Jogja, Nyaman dan Terjangkau

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Lima Titik Api Karhutla Menyala Lagi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir

Lima Titik Api Karhutla Menyala Lagi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak

Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:50 WIB

×