Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara

Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:03 WIB
Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara
Dirut Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin. [Suara.com/Yosea Arga]
Baca 10 detik
  • Perumda PAM Jaya berinovasi memproduksi air minum dari uap atmosfer melalui kerja sama dengan mitra strategis Swiss.
  • Inovasi ini akan dikembangkan pada fasilitas water hub di Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, serta ada versi mobile.
  • Masyarakat dapat mengakses air minum hasil teknologi penangkapan uap ini secara gratis, ditargetkan mulai terlihat pertengahan 2026.

Suara.com - Perumda PAM Jaya tengah menginisiasi terobosan mutakhir dengan memproduksi air minum yang bersumber langsung dari tangkapan uap air di atmosfer.

Inovasi jempolan ini diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan fasilitas water hub yang akan menghiasi sejumlah titik di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta Pusat.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menyatakan bahwa pengembangan teknologi ini merupakan buah manis dari kerja sama dengan mitra strategis internasional asal Swiss.

Mekanisme kerja alat ini tergolong unik karena mampu menangkap partikel air yang berterbangan di udara untuk kemudian dikonversi menjadi air layak konsumsi.

“Berbeda dengan sumber air konvensional seperti sungai atau waduk, teknologi ini tidak membutuhkan sumber air baku,” ungkap Arief, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Arief menambahkan bahwa perangkat tersebut sangat mumpuni dalam memanen air minum langsung atau drinkable water dengan memanfaatkan kelembapan atmosfer.

Teknologi penangkap uap ini bahkan diklaim bakal bekerja jauh lebih optimal saat kondisi cuaca di Jakarta sedang terik.

“Nantinya, masyarakat dapat langsung mengakses air minum secara gratis dari fasilitas tersebut,” lanjut Arief.

Secara teknis, prinsip kerja inovasi ini menyerupai proses kondensasi pada mesin pendingin ruangan, namun dirancang secara khusus dalam skala yang jauh lebih masif.

Baca Juga: Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta

Rencana ini pun telah mendapatkan lampu hijau serta dukungan penuh dari Pemprov DKI dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta.

“Pembangunan fasilitas dapat segera dimulai pada tahun ini. Targetnya, proses peletakan batu pertama atau groundbreaking dapat dilakukan pada pertengahan tahun 2026,” kata Arief.

Selain fasilitas statis di pusat kota, BUMD milik Pemprov DKI ini juga menyiapkan perangkat versi mobile untuk menanggulangi kondisi darurat di lokasi yang minim sumber air.

Berbeda dengan unit pengolah air biasa, versi mobile berbasis atmosfer ini benar-benar mandiri karena tidak memerlukan pasokan air sungai sebagai bahan mentahnya.

“Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, teknologi ini ditargetkan tiga sampai empat bulan ke depan sudah bisa kami tunjukkan kepada gubernur untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat,” tandas Arief. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI