- Menkopolhukam Yusril Ihza Mahendra menyatakan belum mengetahui insiden penyiraman air keras menimpa Wakil Koordinator KontraS.
- Pihak kepolisian, melalui Polres Jakarta Pusat, telah memulai penyelidikan intensif di lokasi kejadian Salemba, Jakarta.
- Polres Jakarta Pusat melakukan penyidikan meskipun korban Andrie Yunus belum membuat laporan resmi terkait insiden itu.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku belum tahu mengenai kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Meski demikian, Yusril memastikan akan menindaklanjuti dan berkoordinasi mencari tahu lebih lanjut.
"Ya nanti saya koordinasikan. Saya belum tahu, nanti saya koordinasi dulu ya," kata Yusril di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan intensif terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
![Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Dia disiram air keras oleh sosok misterius seusai podcast antimiliterisme di kantor YLBHI, Kamis (12/3/2026) malam. [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/13/98804-andrie-yunus-kontras.jpg)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa penanganan kasus tersebut kini tengah dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Fokus utama penyidikan saat ini adalah mendalami tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi kunci.
“Kasus ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat melalui pemeriksaan saksi dan olah TKP. Kami semua mengecam keras kejadian ini,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi peristiwa tersebut meskipun korban belum melayangkan laporan resmi.
“Laporan resmi memang belum ada, namun kami sudah memulai penyidikan untuk mengungkap identitas pelaku melalui scientific investigation, termasuk menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi,” jelas Roby.
Baca Juga: Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI