BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat

Galih Prasetyo

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:13 WIB
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
Ilustrasi BrahMos vs Fattah-1 [Suara.com]
  • Indonesia mengamankan pembelian rudal BrahMos dari India untuk modernisasi sistem senjata, fokus pada peningkatan pertahanan laut.
  • Iran mengklaim memiliki rudal hipersonik Fattah-1 yang mampu menembus pertahanan udara Israel dan Amerika Serikat.
  • BrahMos adalah rudal jelajah supersonik yang akurat, sedangkan Fattah-1 merupakan rudal balistik hipersonik yang sangat cepat.

Suara.com - Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel kembali memicu perhatian dunia pada perlombaan senjata rudal.

Di tengah konflik Timur Tengah yang tengah membara, pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi kesepakatan pengadaan BrahMos dari India sebagai bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait menyebut pembelian itu bertujuan meningkatkan kemampuan pertahanan, terutama di sektor laut.

Langkah ini terjadi saat dunia menyoroti konflik Timur Tengah, di mana Iran mengklaim memiliki rudal hipersonik yang mampu menembus pertahanan udara Israel dan Amerika.

4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS. [Dok. X/@zhao_dashuai]
4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS. [Dok. X/@zhao_dashuai]

Duel dua rudal: cepat vs sangat cepat

BrahMos dikenal sebagai salah satu rudal jelajah tercepat di dunia dengan kecepatan mendekati Mach 3.

Rudal ini dikembangkan bersama India dan Rusia untuk menghancurkan kapal perang, pangkalan militer, dan target strategis dengan akurasi tinggi.

Sebaliknya, Fattah-1 diklaim Iran sebagai rudal hipersonik yang mampu melaju lebih dari Mach 10 dan bermanuver di fase akhir, sehingga sangat sulit dicegat sistem pertahanan udara modern.

Perbedaan keduanya sangat jelas, BrahMos adalah rudal jelajah supersonik, terbang rendah, presisi tinggi

Sementara Fattah-1 merupakan rudal balistik hipersonik, jarak jauh, daya hancur besar

Analis militer Barat menyebut BrahMos berbahaya dalam perang laut, sedangkan Fattah-1 lebih cocok untuk serangan strategis jarak jauh.

Iran berulang kali menegaskan bahwa mereka siap menggunakan rudal generasi baru jika diserang.

Media Iran menyebut Fattah-1 dirancang untuk menembus sistem pertahanan seperti Arrow, Patriot, dan Iron Dome.

Amerika dan Israel sendiri lebih mengandalkan rudal jelajah presisi seperti Tomahawk dan berbagai rudal udara Israel, yang terkenal akurat namun tidak secepat rudal hipersonik.

Rudal Fattah 1 milik Iran [Armyrecognition.com]
Rudal Fattah 1 milik Iran [Armyrecognition.com]

Siapa lebih berbahaya?

Jika dibandingkan langsung, Fattah-1 lebih cepat dan lebih jauh. Sementara BrahMos lebih akurat dan fleksibel.

Selain itu Fattah-1 cocok untuk perang besar, sedangkan BrahMos cocok untuk pertempuran laut

Dalam perang Iran vs AS-Israel, rudal hipersonik menjadi ancaman utama.

Namun dalam pertahanan wilayah seperti Indonesia, rudal supersonik seperti BrahMos justru dianggap lebih efektif.

Baik BrahMos ataupun Fattah 1, eduanya sangat berbahaya tapi untuk tujuan berbeda.

Bisa disimpulkan seperti dikutip dari data Missile Thret, BrahMos merupakan pembunuh kapal tempur, sedangkan Fattah-1 punya keunggulan menembus pertahanan udara.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik

Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:03 WIB

4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS

4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:51 WIB

Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran

Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:46 WIB

Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang

Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:32 WIB

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB