Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang

Vania Rossa

Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:32 WIB
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/Fatemeh Bahrami/py/am.)
baca 10 detik
  • Iran mengancam akan menyerang semua pelabuhan Timur Tengah jika fasilitas maritim mereka diserang, disiarkan Rabu (11/3/2026).
  • Ancaman ini merupakan respons Iran terhadap imbauan CENTCOM AS agar warga menjauhi pelabuhan Iran di Selat Hormuz.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh Iran sejak 2 Maret 2026 telah menyebabkan lonjakan harga minyak dan biaya logistik global.

Suara.com - Eskalasi ketegangan antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel kembali mencapai titik kritis. Angkatan Bersenjata Iran secara terbuka mengancam akan menggempur seluruh pelabuhan di kawasan Timur Tengah apabila fasilitas pelabuhan mereka diserang dalam konfrontasi militer.

Peringatan keras tersebut disiarkan melalui stasiun televisi pemerintah Iran pada Rabu (11/3/2026). Mengutip keterangan seorang juru bicara militer Iran yang tidak disebutkan identitasnya, Teheran menegaskan tidak akan tinggal diam jika infrastruktur maritimnya diserang.

“Jika pelabuhan dan dermaga kami terancam, maka semua pelabuhan dan dermaga di wilayah tersebut akan menjadi target yang sah bagi kami,” tegas juru bicara tersebut, dikutip Jumat (13/3/2026).

Iran Siapkan Serangan Balasan Lebih Besar

Militer Iran juga mengultimatum bahwa respons balasan yang disiapkan dapat jauh lebih destruktif dibandingkan operasi sebelumnya.

Mereka menyatakan tidak akan ragu melancarkan “operasi yang lebih parah daripada yang telah kami lakukan sejauh ini” jika fasilitas pelabuhan Iran benar-benar diserang oleh pihak musuh.

Dalam kesempatan yang sama, militer Iran turut mendesak negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk mengambil sikap tegas dengan mengusir pasukan militer Amerika Serikat dari wilayah mereka.

Respons atas Peringatan CENTCOM

Ancaman dari Teheran tersebut diduga kuat sebagai respons terhadap pernyataan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).

baca juga

Sebelumnya, CENTCOM mengimbau warga sipil untuk menjauhi area pelabuhan yang dikelola Iran di sepanjang perairan Selat Hormuz.

Peringatan itu dikeluarkan karena Washington menuding Iran telah menggunakan pelabuhan sipil sebagai kedok untuk menjalankan operasi militer terselubung.

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Melonjak

Sejak 2 Maret 2026, Iran menyatakan menutup Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang kapal mana pun yang nekat melintasi jalur perairan strategis tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi global yang dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari.

Blokade di jalur tersebut langsung memicu dampak ekonomi yang signifikan. Biaya logistik dan asuransi pelayaran melonjak tajam, sementara harga minyak mentah global ikut meroket.

Situasi ini juga memicu kekhawatiran luas terhadap potensi krisis energi dan guncangan ekonomi global jika ketegangan di kawasan terus meningkat.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:21 WIB

Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?

Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:13 WIB

Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas

Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:03 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×