Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:22 WIB
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam. (Suara.com/M Yasir)
  • Kompolnas nilai penyiraman air keras aktivis KontraS sebagai ancaman nyata demokrasi.
  • Polisi lakukan scientific investigation ungkap pelaku penyiraman air keras Andrie Yunus.
  • Andrie Yunus alami luka bakar serius usai diserang orang tak dikenal.

Suara.com - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Anam menilai kekerasan terhadap aktivis HAM bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman nyata bagi iklim demokrasi di Indonesia.

“Ini bukan kekerasan biasa, ini adalah kekerasan yang mengirimkan pesan negatif bagi kondisi demokrasi kita. Kerja-kerja yang dilakukan Saudara Andrie adalah bagian dari penegakan hak asasi manusia dan demokrasi,” ujar Anam kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Anam mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan maksimal. Ia mengingatkan bahwa organisasi pembela HAM seperti KontraS dilindungi oleh konstitusi.

“Negara tidak boleh kalah oleh aksi kekerasan. Kerja kepolisian dalam melawan kekerasan ini akan membuktikan kedaulatan negara atas tindakan anarkis,” tegasnya.

Kepolisian Mulai Lakukan Penyelidikan

Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan telah dimulai. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Meskipun korban belum melayangkan laporan resmi, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan penyelidikan tetap berjalan.

“Kami melakukan scientific investigation, termasuk menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku,” jelas Roby.

Kronologi Penyerangan

Insiden tersebut menimpa Andrie pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.37 WIB. Penyerangan terjadi tak lama setelah korban menyelesaikan rekaman podcast bertema; Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI di kantor YLBHI.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, memaparkan bahwa Andrie diserang oleh dua orang tidak dikenal yang berboncengan sepeda motor dan melaju melawan arah. Tanpa peringatan, salah satu pelaku menyiramkan cairan kimia berbahaya yang mengenai wajah, dada, dan kedua tangan korban. Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh hingga pakaian yang dikenakannya meleleh.

KontraS juga mencatat bahwa beberapa hari sebelum kejadian, Andrie menerima serangkaian panggilan telepon misterius dari nomor yang tidak dikenal.

Meski dalam kondisi terluka parah, Andrie sempat mengendarai sepeda motornya menuju rumah kontrakan di Menteng sebelum dilarikan rekan-rekannya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Diagnosis awal tim medis menunjukkan Andrie menderita luka bakar hingga 24 persen. Saat ini, ia tengah mendapatkan penanganan intensif dan dijadwalkan menjalani operasi transplantasi membran amnion guna memperbaiki jaringan mata yang rusak akibat paparan air keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi

Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:12 WIB

Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka

Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:03 WIB

Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

News | Senin, 27 April 2026 | 19:45 WIB

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

News | Senin, 27 April 2026 | 19:35 WIB

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

News | Senin, 27 April 2026 | 19:22 WIB

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

News | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

News | Senin, 27 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

News | Senin, 27 April 2026 | 18:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 18:51 WIB

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

News | Senin, 27 April 2026 | 18:49 WIB

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

News | Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB