Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:44 WIB
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
NOPO Iran
baca 10 detik
  • Pasukan khusus NOPO dikerahkan untuk melindungi Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

  • Mojtaba Khamenei dipastikan dalam kondisi sehat meski sempat dikabarkan terluka akibat serangan asing.

  • Garda Revolusi Islam berperan besar dalam mempercepat pengangkatan Mojtaba sebagai pemimpin nasional.

Suara.com - Situasi keamanan di Teheran kini berada dalam level siaga tinggi dengan pengerahan unit keamanan paling rahasia, penjaga nyawa pimpinan tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Pemerintah Iran memutuskan untuk menugaskan pasukan kontra-terorisme paling tangguh demi menjamin keselamatan pemimpin baru mereka.

Langkah ini diambil menyusul wafatnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan militer berskala besar yang dilancarkan pihak asing.

Mojtaba Khamenei kini menjadi sosok sentral yang berada di bawah perlindungan ketat personel bersenjata lengkap.

Keamanan sang pemimpin menjadi prioritas utama setelah munculnya ancaman nyata terhadap stabilitas kepemimpinan nasional pasca-insiden tersebut.

Pasukan yang ditugaskan ini dikenal dengan sebutan NOPO, sebuah unit polisi antihuru-hara yang memiliki reputasi sangat disiplin.

Unit ini merupakan bagian dari Komando Pasukan Khusus yang telah berdiri sejak awal dekade 90-an di Iran.

Kehadiran NOPO di sisi Mojtaba mempertegas betapa seriusnya ancaman keamanan yang membayangi suksesi kepemimpinan ini.

Pengerahan pasukan berbaju hitam ini dilaporkan oleh media internasional sebagai respons atas situasi yang kian memanas di wilayah tersebut.

baca juga

Seorang pejabat dari Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) memberikan pandangannya mengenai pergeseran fungsi unit elite ini.

Safavi menjelaskan bahwa nama unit ini sebenarnya memiliki makna mendalam yang berkaitan langsung dengan otoritas tertinggi negara.

NOPO adalah akronim Farsi untuk Nirouyeh Vijeh Pasdaran Velayat, yang diterjemahkan menjadi Pasukan Khusus untuk Melindungi Pemimpin Tertinggi.

Ia juga menambahkan bahwa loyalitas dan lingkup kerja pasukan ini melampaui sekadar perlindungan fisik bagi individu tertentu.

Unit NOPO diketahui memiliki tingkat pelatihan yang jauh lebih intensif dibandingkan dengan unit militer reguler lainnya di Iran.

Mereka beroperasi secara independen dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan memiliki spesialisasi dalam operasi berisiko tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam

Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:27 WIB

BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat

BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:13 WIB

Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:26 WIB

Terkini

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×