Baca 10 detik
- Kemenkes Iran melaporkan serangan AS-Israel telah menghancurkan 25 rumah sakit dan menewaskan 200 anak di bawah usia 18 tahun sejak perang dimulai.
- Total korban luka akibat serangan mencapai lebih dari 16.000 orang, dengan 1.100 di antaranya adalah anak-anak dan 2.500 adalah perempuan.
- Serangan ini juga menargetkan tenaga medis, menyebabkan 80 orang terluka dan 13 lainnya tewas saat bertugas di tengah gempuran.
Enam rumah sakit bahkan terpaksa dievakuasi karena bombardir kriminal musuh, yang semakin melumpuhkan kemampuan negara untuk merawat korban luka.
Penghancuran fasilitas medis yang disengaja ini menggarisbawahi niat para agresor untuk memaksimalkan penderitaan warga sipil.
Target serangan tersebut secara khusus menyasar kelompok yang paling rentan, yaitu perempuan dan anak-anak.