- Rismon Hasiholan Sianipar yang sebelumnya kritis terhadap Jokowi kini merapat ke kubu mantan presiden tersebut, memicu polemik di kalangan aktivis.
- Aktivis senior Zulkifli S Ekomei menilai langkah itu bukan pembelotan, melainkan bagian dari skenario penyusupan yang sejak awal dijalankan oleh Rismon.
- Ia juga mengingatkan para aktivis agar lebih berhati-hati menerima orang baru dalam gerakan serta berharap barisan oposisi tetap kuat meski menghadapi kemunduran.
Peringatan Keras untuk Jokowi
Lebih jauh, Zulkifli mengaku geram melihat rangkaian manuver sejumlah tokoh dalam polemik kasus ijazah palsu, mulai dari Eggi Sudjana hingga Rismon Sianipar.
Ia bahkan secara terbuka menyampaikan peringatan keras kepada Jokowi yang menurutnya telah merusak institusi negara demi kepentingan kelompok tertentu.
“Saya menghimbau kepada Jokowi, ‘udahlah, berhenti kamu bermain untuk merusak bangsa saya.’ Ini marah saya betul sama Jokowi. Saya himbau dia berhenti daripada ada yang menghentikan,” ujarnya.
Harapan untuk Barisan Oposisi
Meski kelompok aktivis terlihat mengalami kemunduran setelah manuver Rismon, Zulkifli berharap barisan oposisi tidak patah semangat dan justru semakin menguat.
Ia menilai kekalahan dalam satu pertempuran bukanlah akhir dari perjuangan yang lebih besar.
“Kalah dalam satu pertempuran biasa, tapi perangnya harus kita menangkan. Untuk itu harapan saya harus dituntaskan. Nggak bisa ini, kebohongan besar. Masa bangsa besar begini kalah dengan ketidakbenaran,” pungkasnya.
Reporter: Tsabita Aulia
Baca Juga: Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus, Minta Kemenkes Tanggung Pengobatan