- Pertemuan strategis Presiden Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri terjadi di Istana Merdeka menjelang akhir Ramadan.
- Pengamat menilai pertemuan spesifik ini penting untuk menjaga stabilitas politik nasional di tengah situasi global bergejolak.
- Dampak pertemuan ini adalah konsolidasi pemerintah dan upaya PDIP menegaskan posisi tawar politik mereka.
“Ini lebih ke menjaga komunikasi dan membaca arah, bukan keputusan politik yang langsung terlihat,” pungkasnya.
Sebelumnya, di penghujung bulan suci Ramadan 1447 H, sebuah pertemuan penting antar-tokoh bangsa terjadi di Istana Merdeka. Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.
Momen bersejarah tersebut dibagikan langsung oleh Presiden Prabowo melalui akun media sosial instagram resminya pada hari ke-29 Ramadan.
Dalam unggahan tersebut, Prabowo tampak duduk berbincang hangat dengan Megawati di ruang tamu Istana Merdeka yang bernuansa biru.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Dalam keterangannya, Prabowo menekankan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari tradisi menjaga hubungan baik antar-pemimpin nasional, terlebih di momentum menjelang hari raya Idulfitri.
“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” tulis Prabowo dalam unggahannya.