Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Bangun Santoso

Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)
baca 10 detik
  • Polisi berhasil meringkus tersangka pembunuhan di Cipayung, Jakarta Timur, yang ternyata WNA Irak dan mantan suami siri korban.
  • Motif pembunuhan berakar dari konflik asmara, di mana tersangka sakit hati karena korban berulang kali ingin mengakhiri hubungan mereka.
  • Tersangka ditangkap di Cikupa, Tangerang, setelah jasad korban yang meninggal sejak Kamis ditemukan terkunci pada Sabtu (22/3/2026).

Suara.com - Pengejaran terhadap pelaku pembunuhan sadis di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, akhirnya membuahkan hasil. Aparat kepolisian berhasil meringkus tersangka yang sempat melarikan diri setelah menghabisi nyawa seorang wanita di sebuah rumah kontrakan.

Penangkapan ini mengakhiri teka-teki mengenai keberadaan pelaku yang sempat menjadi buronan setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam mengamankan pria yang diduga kuat sebagai eksekutor tunggal dalam peristiwa berdarah tersebut.

Penangkapan dilakukan di lokasi persembunyian pelaku yang berada di luar wilayah Jakarta.

"Iya betul, sudah tertangkap tersangkanya kasus wanita yang ditemukan tewas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Identitas Pelaku: WNA Asal Irak, Bukan Iran

Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian memberikan klarifikasi penting mengenai identitas dan kewarganegaraan tersangka.

Sebelumnya, sempat beredar informasi simpang siur di masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku berasal dari Iran.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan koordinasi dengan pihak imigrasi, dipastikan bahwa pelaku merupakan warga negara asing (WNA) asal Irak.

baca juga

Tersangka diketahui memiliki hubungan personal yang cukup dekat dengan korban, yakni sebagai mantan suami siri.

Status kewarganegaraan ini menjadi poin krusial dalam penyidikan guna menentukan prosedur hukum internasional yang mungkin terlibat dalam proses peradilan nantinya.

"Sesuai data WNA Irak, dan dari awal saya sampaikan sebelum ditangkap diduga pelaku WNA Irak," ujar Alfian sebagaimana dilansir Antara.

Pelaku diamankan oleh tim gabungan di wilayah Cikupa, Tangerang, Banten. Meski proses pelariannya sempat berpindah tempat, polisi berhasil melacak keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan tanpa adanya perlawanan berarti.

Saat ini, pria berkebangsaan Irak tersebut telah dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait tindakan kejinya.

Motif Sakit Hati

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyidik menemukan titik terang mengenai alasan di balik aksi pembunuhan tersebut.

Konflik asmara dan ketidaksiapan pelaku dalam menerima kenyataan pahit mengenai berakhirnya hubungan mereka menjadi pemicu utama.

Korban, yang diidentifikasi sebagai DA (36), diketahui telah berulang kali meminta untuk mengakhiri hubungan siri mereka, namun permintaan tersebut justru memicu amarah pelaku.

"Korban ingin pisah hubungannya dengan tersangka, namun tersangka tidak mau," ungkap Alfian sebagaimana dilansir Antara.

Ketidakinginan pelaku untuk berpisah berujung pada tindakan kekerasan yang fatal. Polisi menduga pelaku tidak mampu mengontrol emosinya hingga akhirnya nekat menghabisi nyawa mantan istri sirinya tersebut di dalam rumah kontrakan yang menjadi lokasi kejadian perkara.

Kronologi Penemuan Jasad yang Terkunci

Peristiwa pembunuhan ini diperkirakan terjadi pada Kamis (19/3) malam. Namun, aksi keji ini tidak langsung diketahui oleh warga sekitar maupun keluarga korban.

Selama dua hari, jasad korban berada di dalam kontrakan yang terkunci rapat dari dalam, hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan korban.

Kasus ini baru terungkap pada Sabtu (21/3) pagi ketika ibu dan kakak korban memutuskan untuk mendatangi lokasi kejadian.

Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy menjelaskan bahwa laporan awal diterima pihak kepolisian pada dini hari.

"Mayat wanita berinisial DA (36) ditemukan meninggal dunia di kontrakan Jalan Daman I, RT 008 RW 002, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur," kata Resa di Jakarta, Sabtu (21/3).

Berdasarkan keterangan saksi berinisial B, yang merupakan ibu kandung korban, kecurigaan bermula saat ia mendatangi rumah kontrakan tersebut sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat tiba di lokasi, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci rapat, sementara tidak ada jawaban dari dalam rumah meski telah dipanggil berulang kali.

"Kemudian, saksi lain berinisial A yang juga kakak korban datang ke TKP untuk mengecek korban, kemudian keduanya berhasil masuk ke rumah dan melihat korban sudah meninggal dunia di lantai dengan kondisi darah sudah mengering di lantai, dan kasur terdapat darah mengering," ungkap Resa.

Kondisi darah yang sudah mengering menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa puluh jam sebelum ditemukan.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke pengurus RT setempat dan diteruskan ke Polsek Cipayung serta Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan olah TKP.

Ancaman Pasal Berlapis

Kini, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum Indonesia. Polisi telah menyiapkan pasal berlapis untuk menjerat WNA Irak tersebut.

Berdasarkan bukti-bukti awal dan keterangan saksi, pelaku dijerat dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pembunuhan.

Penyidik masih terus mendalami apakah ada unsur perencanaan (premeditated murder) dalam kasus ini.

Jika terbukti ada perencanaan sebelum melakukan aksi pembunuhan, maka ancaman hukuman yang dihadapi tersangka bisa menjadi lebih berat.

Selain itu, polisi juga terus mengumpulkan barang bukti tambahan dari lokasi penangkapan di Tangerang serta menyisir kembali TKP di Bambu Apus untuk memastikan tidak ada detail yang terlewatkan dalam rekonstruksi kejadian nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Cucu Mpok Nori Dibunuh Orang Irak, Karena Menolak Rujuk?

Cucu Mpok Nori Dibunuh Orang Irak, Karena Menolak Rujuk?

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:43 WIB

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:11 WIB

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:55 WIB

Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer

Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:08 WIB

Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran

Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 16:53 WIB

Terkini

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:42 WIB

×