Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

Bangun Santoso

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:55 WIB
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)
baca 10 detik
  • Polres Cirebon Kota menangkap pasangan suami istri (LH dan RK) sebagai tersangka pembunuhan di kamar kos, Selasa (17/3/2026).
  • Pelaku memancing korban (tukang pijat hamil delapan bulan) melalui aplikasi daring dengan motif penguasaan harta benda kecil.
  • Pembunuhan direncanakan terjadi Kamis (12/7); jasad ditemukan Senin (16/3) setelah pelaku mengambil uang Rp83 ribu dan ponsel.

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, bergerak cepat mengungkap tabir gelap di balik penemuan jasad seorang perempuan di sebuah kamar kos.

Kasus yang menggemparkan warga ini melibatkan pasangan suami istri sebagai tersangka utama.

Motif di balik aksi keji tersebut tergolong sangat miris, yakni keinginan pelaku untuk menguasai harta benda milik korban yang nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan nyawa yang melayang.

Kepala Polres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan ini di Mapolres Cirebon, Selasa (17/3/2026).

Penangkapan para pelaku dilakukan dalam waktu yang relatif singkat setelah laporan penemuan mayat diterima oleh pihak kepolisian.

Petugas hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 jam untuk mengidentifikasi dan meringkus para tersangka yang mencoba melarikan diri dari kejaran hukum.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa identitas pelaku yang telah diamankan adalah pasangan suami istri berinisial LH (26) dan RK (41).

Keduanya ditangkap di lokasi persembunyian mereka setelah sempat berpindah tempat untuk menghilangkan jejak.

“Dua pelaku ini merupakan suami istri yang kami amankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke wilayah Majalengka,” kata Eko sebagaimana dilansir Antara.

baca juga

Kronologi dan Modus Operandi Pelaku

Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, aksi kriminal ini telah direncanakan sebelumnya oleh kedua pelaku. Mereka sengaja mengincar korban yang berprofesi sebagai tukang pijat panggilan untuk melancarkan aksi pencurian.

Modus yang digunakan adalah dengan memesan jasa pijat melalui sebuah aplikasi daring guna memancing korban datang ke lokasi yang telah ditentukan oleh para pelaku, yakni di sebuah kamar kos.

Korban yang diketahui berinisial TA memenuhi panggilan tersebut tanpa menaruh rasa curiga.

Ia datang ke lokasi kejadian dengan diantar oleh seorang rekan pria yang diduga memiliki hubungan dekat atau merupakan pacar korban. Setibanya di kamar kos, skenario jahat mulai dijalankan.

Pelaku LH menyambut korban di dalam kamar, sementara suaminya, RK, sudah bersiap dan bersembunyi di ruangan lain untuk memantau situasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindikat Uang Palsu Rp12 Miliar di Cirebon Digulung Polisi, Sasar Peredaran Jelang Lebaran 2026

Sindikat Uang Palsu Rp12 Miliar di Cirebon Digulung Polisi, Sasar Peredaran Jelang Lebaran 2026

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:00 WIB

Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer

Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Okupansi Kereta Api Tembus 101 Persen

Jelang Mudik Lebaran, Okupansi Kereta Api Tembus 101 Persen

Foto | Minggu, 15 Maret 2026 | 21:52 WIB

Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel

Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 05:13 WIB

Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!

Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:02 WIB

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan JICT: Pelaku Panik saat Kepergok Mencuri

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan JICT: Pelaku Panik saat Kepergok Mencuri

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:52 WIB

Hakim Bali Vonis 16 Tahun Penjara Dua Warga Australia Pembunuh Ayah

Hakim Bali Vonis 16 Tahun Penjara Dua Warga Australia Pembunuh Ayah

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×