- Terminal Kampung Rambutan padat oleh 3.463 penumpang tiba via 160 bus AKAP pada Selasa, 24 Maret 2026.
- Mayoritas pemudik arus balik berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, di tengah pengamanan petugas gabungan.
- Dishub DKI Jakarta menyiapkan bus Transjakarta tambahan di 14 koridor untuk mengantisipasi puncak arus balik mendatang.
Suara.com - Terminal Kampung Rambutan masih dipadati ribuan penumpang pada momen arus balik Idulfitri 2026 ke Jakarta pada Selasa (24/3/2026).
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain menyebut lonjakan penumpang arus balik sebenarnya sudah terlihat sejak H+1 Lebaran atau pada Minggu (22/3/2026) kemarin.
"Jumlah kedatangan tercatat sebanyak 2.251 penumpang menggunakan 163 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)," jelas Revi, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Tren peningkatan jumlah penumpang terus berlanjut hingga hari ini, dengan angka kedatangan yang semakin signifikan.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 3.463 penumpang telah tiba di Terminal Kampung Rambutan dengan menggunakan 160 bus AKAP.
"Mayoritas penumpang yang tiba berasal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah," imbuh Revi.
Pihak pengelola terminal menjamin situasi tetap kondusif dan tertib meski terjadi kepadatan akibat gelombang kedatangan pemudik.
Keamanan di area terminal tetap terjaga berkat kesiapsiagaan ratusan petugas gabungan yang berjaga di lokasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu naik dan turun di area resmi terminal demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama," tegas Revi.
Lonjakan yang terjadi saat ini diperkirakan baru merupakan gelombang pertama pemudik yang masuk ke Jakarta.
Puncak arus balik diprediksi akan kembali terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret mendatang, saat kebijakan Work From Anywhere (WFA) sudah berakhir.
Guna mengantisipasi penumpukan penumpang, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan layanan transportasi tambahan.
Langkah antisipasi tersebut mencakup pengoperasian bus Transjakarta di 14 koridor utama untuk mengangkut penumpang dari terminal.
"Sebagian di antaranya beroperasi 24 jam. Selain itu, layanan Mikrotrans juga disiagakan di sejumlah rute tertentu," terang Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo.
Pemprov DKI Jakarta turut memperketat pengawasan di tujuh terminal utama untuk memantau pergerakan arus balik.