-
Rudal Iran menghantam Bnei Brak dan melukai 12 orang di Israel tengah.
-
Korban meliputi enam anak-anak dan warga yang terkena serpihan peluru tajam.
-
Serangan menyebabkan kerusakan bangunan apartemen yang sangat parah di kawasan pemukiman.
Visual dari lokasi kejadian memperlihatkan betapa dahsyatnya daya hancur yang dihasilkan oleh hulu ledak tersebut.
Bangunan-bangunan di distrik Bnei Brak mengalami kerusakan struktural yang sangat mengkhawatirkan bagi penghuninya.
Sebuah rekaman menunjukkan balkon bangunan yang copot dan jatuh menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya.
Apartemen-apartemen di lantai atas dilaporkan hancur hingga materialnya merosot menimpa lantai di bawahnya.
Pemandangan puing-puing beton dan besi yang bengkok menghiasi jalanan kota yang biasanya sibuk tersebut.
Intensitas serangan udara ini telah diprediksi melalui sistem deteksi dini milik angkatan bersenjata setempat.
Pihak militer terpantau sangat sibuk dalam melakukan pemantauan ruang udara selama beberapa jam terakhir.
Ketegangan meningkat drastis sejak pergantian hari menuju hari Rabu di wilayah kedaulatan Israel tersebut.
Tercatat frekuensi ancaman udara yang masuk ke sistem pertahanan jauh lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya.
Militer Israel telah mengeluarkan 12 peringatan tentang datangnya rudal Iran sejak tengah malam Selasa.
Pemerintah setempat kini fokus pada pembersihan sisa-sisa ledakan dan memastikan keamanan struktur bangunan.
Warga diminta untuk tetap berada di dekat ruang perlindungan guna mengantisipasi serangan susulan yang mungkin terjadi.
Proses identifikasi kerusakan total terus dilakukan oleh otoritas sipil bersama tim ahli konstruksi bangunan.
Dukungan psikologis mulai ditawarkan bagi anak-anak yang menjadi korban luka ringan dalam insiden tersebut.
Kewaspadaan nasional kini berada pada level tertinggi seiring dengan dinamika konflik yang terus memanas.