Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 09:41 WIB
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
Mohammad Bagher Ghalibaf (EPA)
baca 10 detik
  • Mohammad Bagher Ghalibaf menjadi figur terkuat Iran pasca kematian para pemimpin senior rezim.

  • Ghalibaf memiliki latar belakang lengkap sebagai pilot tempur, mantan polisi, hingga ketua parlemen.

  • Ketua Parlemen Iran ini kini mengomandoi strategi perang asimetris melawan tekanan Amerika Serikat.

Suara.com - Struktur kekuasaan di Republik Islam Iran kini mengalami pergeseran signifikan setelah hilangnya sejumlah tokoh kunci pemerintahan.

Mohammad Bagher Ghalibaf yang menjabat sebagai Ketua Parlemen mendadak muncul sebagai figur politik paling dominan di negara tersebut.

Latar belakangnya sebagai veteran Garda Revolusi memberikan legitimasi kuat bagi dirinya untuk mengambil alih komando di masa krisis.

Bahkan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menjagokan Mohammad Bagher Ghalibaf sebagai pemimpin Iran di masa depan.

Ghalibaf yang kini berusia 64 tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rezim selama lebih dari tiga dekade terakhir.

Media Timur Tengah, aawsat.com menyebut perannya saat ini dianggap sangat krusial dalam mengarahkan kebijakan militer dan upaya pertahanan negara di medan tempur.

Berbeda dengan Mojtaba Khamenei yang cenderung menutup diri, Ghalibaf justru sangat aktif membangun narasi di ruang publik.

Ia secara intensif menggunakan media sosial X dan berbagai saluran televisi untuk memberikan instruksi serta pandangan politiknya.

"Kita berada dalam perang yang tidak seimbang, dengan pengaturan yang asimetris, kita harus melakukan sesuatu dan menggunakan peralatan dengan budaya, desain, dan kreativitas kita sendiri," katanya kepada televisi Iran pada hari Rabu.

baca juga

Komentar tersebut menegaskan posisinya sebagai arsitek utama dalam menghadapi tekanan eksternal yang semakin meningkat belakangan ini.

Strategi Balas Dendam dan Eskalasi Konflik

Melalui platform digital, ia menekankan bahwa serangan terhadap aset energi Iran akan memicu respon militer yang lebih besar.

Dalam sebuah unggahan di X, ia menambahkan bahwa setelah serangan terhadap infrastruktur energi Iran, "prinsip balas dendam berlaku, dan tingkat konfrontasi baru telah dimulai".

Meskipun vokal dalam narasi perang, Ghalibaf tampak sangat waspada terhadap ancaman pembunuhan yang mengintai nyawanya sendiri.

Kehati-hatian ini terlihat saat ia memilih tidak hadir dalam aksi massa pro-Palestina untuk menjaga protokol keamanan pribadinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:39 WIB

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×