Ibu Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas Melalui PNM Mekaar

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:35 WIB
Ibu Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas Melalui PNM Mekaar
Ibu Irma nasabah PNM
  • Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Bandung, membuktikan keterbatasan fisik bukan halangan untuk produktif dan menginspirasi.
  • Melalui PNM Mekaar, ia membagikan ilmu dan semangat kepada sesama penyandang disabilitas di lingkungannya.
  • Dampak pendampingan Ibu Irma bersifat psikososial, memberikan rasa berarti bagi disabilitas binaan seperti Ibu Iis.

Suara.com - Keterbatasan fisik sering dianggap sebagai hambatan, namun bagi Ibu Irma, seorang nasabah PNM Mekaar di Gunugleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, itu bukanlah batas akhir perjuangan.

Sebagai perempuan penyandang disabilitas, ia telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk diam dan pasif, tetapi justru menjadi motivasi untuk bergerak maju, produktif, dan berdampak bagi komunitasnya.

Komitmen PNM untuk memberdayakan perempuan prasejahtera tanpa diskriminasi memberi ruang bagi Ibu Irma untuk mengembangkan potensi yang ia miliki serta membagikan ilmu dan semangatnya bagi sesama penyandang disabilitas di lingkungan sekitar rumahnya, sebuah langkah yang selaras dengan gerakan inklusif dan pemberdayaan ekonomi yang luas.

Perjalanan pemberdayaan yang dilakukan Ibu Irma tidaklah mudah, namun ia terus menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. 

“Walaupun banyak keterbatasan tapi kita harus bisa kuat dan sama kaya yang lain, jangan mengharapkan belas kasihan, harus semangat bisa jualan harus bisa mandiri jangan ketergantungan. Jangan diem diri dirumah dan gapercaya diri. Kita harus saling tolong menolong dan punya keinginan kuat daripada diem gaada kegiatan. Kita buktikan pada mereka kalo kita bisa, walaupun sering dikucilkan karena saya juga merasakan seperti itu” ujar Ibu Irma, menggambarkan tekadnya yang kuat untuk mengubah stigma dan membuka peluang bagi penyandang disabilitas lain untuk ikut berkarya dan produktif.

Kebermanfaatan yang ditularkan oleh Ibu Irma dirasakan langsung oleh salah satu disabilitas binaan di sekitarnya, Ibu Iis. “Saya sangat sayang dan bahagia bisa diperhatiin oleh Bu Irma sehingga saya merasa dapat menjadi lebih berarti.” Ujar Iis.

Pernyataan ini menjadi bukti nyata bahwa dampak pendampingan yang dilakukan Ibu Irma tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memberikan dorongan psikososial yang kuat kepada komunitas disabilitas di wilayah tersebut.

Dodot Patria Ary, selaku Sekretaris Perusahaan PNM, menyampaikan bahwa langkah pemberdayaan seperti yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan cerminan komitmen PNM Mekaar dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan bukti nyata PNM yang terus berkomitmen membuka akses yang setara bagi setiap ibu prasejahtera untuk bertumbuh secara usaha, memberikan kepedulian terhadap sesama, dan menginspirasi banyak orang di komunitasnya. Kisah Ibu Irma menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berdampak pada kehidupannya sendiri, tetapi juga menyebar menjadi kebermanfaatan sosial yang luas bagi lingkungan sekitar,” ujar Dodot.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, dan akses pembiayaan adalah bagian dari strategi PNM untuk memastikan setiap ibu prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang seiring dengan semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi dari PNM.

Kisah Ibu Irma menggambarkan bagaimana pemberdayaan ekonomi tidak hanya menguatkan kehidupan satu orang, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kontribusi nyata bagi banyak orang, sehingga dampaknya terasa jauh lebih luas dan memberi makna yang mendalam bagi lingkungan di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:13 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

PNM Bersama Jurnalis Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk Panti Penyandang Disabilitas

PNM Bersama Jurnalis Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk Panti Penyandang Disabilitas

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:44 WIB

Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM

Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB