Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Pemberdayaan Perempuan Picu Dampak Berantai

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB
Pemberdayaan Perempuan Picu Dampak Berantai
Nasabah PNM. (Dok: PNM)

Suara.com - Upaya pemberdayaan perempuan prasejahtera yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi individu nasabah, tetapi juga menciptakan perubahan sosial yang lebih luas di tingkat keluarga dan komunitas.

Pemberdayaan perempuan pada sektor ultra mikro sejatinya adalah proses menyalakan lentera-lentera kecil di tengah masyarakat. Lentera tersebut menjadi simbol harapan sekaligus kekuatan bagi perempuan untuk memperbaiki kehidupan keluarga mereka.

Sejak berdiri pada 1999, PNM berkomitmen memberikan akses pembiayaan sekaligus pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan prasejahtera. Melalui layanan seperti PNM Mekaar dan ULaMM, perusahaan tidak hanya menyalurkan modal usaha, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta pembinaan karakter usaha seperti disiplin, kejujuran, dan kerja keras.

Hingga kini, program PNM Mekaar telah menjangkau lebih dari 22,9 juta nasabah yang tergabung dalam sekitar 909 ribu kelompok perempuan di seluruh Indonesia. Layanan ini hadir di 36 provinsi, 451

kabupaten/kota, dan 6.165 kecamatan, menjadikan PNM sebagai salah satu penggerak inklusi keuangan terbesar di segmen ultra mikro.

“Dampak pemberdayaan tidak semata diukur dari angka. Perempuan yang sebelumnya hanya berjuang untuk bertahan hidup kini mulai berperan sebagai penggerak ekonomi keluarga bahkan komunitasnya,” ungkap Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary dalam giat Iftar PNM Bersama Media: Lentera dalam Makna.

Dalam proses pemberdayaan tersebut, PNM menyaksikan lahirnya kepemimpinan perempuan dari akar

rumput. Di setiap kelompok Mekaar, terdapat ketua kelompok yang menjadi penggerak bagi anggota lainnya.

Mereka belajar mengorganisasi pertemuan, menjaga kedisiplinan kelompok, serta memastikan seluruh

baca juga

anggota dapat berkembang bersama. Peran ini secara tidak langsung membentuk kepemimpinan perempuan di tingkat komunitas. Para ketua kelompok tidak hanya menjadi penggerak usaha kecil, tetapi juga panutan yang menumbuhkan solidaritas, gotong royong, dan kemandirian ekonomi di lingkungan mereka.

Dampak pemberdayaan ini semakin kuat dengan hadirnya ekosistem Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan layanan PNM, BRI, dan Pegadaian. Melalui ekosistem ini, nasabah memiliki kesempatan untuk naik kelas dengan akses ke berbagai layanan keuangan yang lebih luas.

Dodot menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki efek berantai yang jauh melampaui peningkatan ekonomi individu.

“Ketika seorang ibu mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan, yang berubah bukan hanya

usahanya. Yang berubah adalah kehidupan keluarganya, pendidikan anak-anaknya, hingga dinamika ekonomi di lingkungannya. Inilah yang kami sebut sebagai multiplier effect dari pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Menurut Dodot, PNM meyakini bahwa perempuan merupakan salah satu kunci penting dalam pembangunan ekonomi akar rumput. Ketika perempuan diberdayakan, mereka tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, tetapi juga menciptakan jaringan solidaritas sosial yang kuat di masyarakat.

“Karena itu PNM tidak sekadar menyalurkan pembiayaan, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan yang memungkinkan para ibu terus berkembang dan memberi dampak bagi sekitarnya,” tambahnya.

PNM percaya bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah kecil. Seperti lentera yang mungkin tampak sederhana, namun ketika dinyalakan bersama-sama, cahaya tersebut mampu menerangi jalan yang panjang.

Melalui jutaan perempuan nasabah Mekaar, lentera-lentera pemberdayaan itu kini terus menyala dari desa-desa di seluruh Indonesia, membawa harapan baru bagi keluarga dan komunitas di sekitarnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup

Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:34 WIB

PNM Bersama Jurnalis Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk Panti Penyandang Disabilitas

PNM Bersama Jurnalis Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk Panti Penyandang Disabilitas

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:44 WIB

Citi Indonesia Berikan Kunci Rahasa Wanita yang Sukses Berkarier

Citi Indonesia Berikan Kunci Rahasa Wanita yang Sukses Berkarier

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:17 WIB

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:23 WIB

IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender

IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:34 WIB

Peringati Hari Wanita Sedunia, Mahasiswi di Aksi Kamisan: Perempuan Masih di Hierarki Terbawah

Peringati Hari Wanita Sedunia, Mahasiswi di Aksi Kamisan: Perempuan Masih di Hierarki Terbawah

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 21:00 WIB

Terkini

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata

Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:47 WIB

Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix

Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:45 WIB

Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?

Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:45 WIB

Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'

Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:42 WIB

Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan

Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:41 WIB

Bukan Semua Kuota Harus Rollover, ATSI Jelaskan Makna Putusan MK Soal Paket Internet

Bukan Semua Kuota Harus Rollover, ATSI Jelaskan Makna Putusan MK Soal Paket Internet

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:40 WIB

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB

×