Rekaman 3 Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Ronald Seger Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB
Rekaman 3 Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
Penyelidikan awal mengungkap momen krusial sebelum kecelakaan fatal pesawat Air Canada di LaGuardia Airport, New York, awal pekan ini. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kecelakaan pesawat Air Canada di LaGuardia terjadi Minggu malam, menewaskan pilot dan melukai 40+ orang akibat menabrak truk pemadam.
  • Investigasi NTSB menunjukkan gangguan komunikasi radio dan izin truk melintas terjadi sebelum tabrakan saat pendaratan.
  • Truk pemadam tidak memiliki transponder, dan terdapat kejanggalan mengenai identitas pengontrol lalu lintas darat saat insiden.

Suara.com - Penyelidikan awal mengungkap momen krusial sebelum kecelakaan fatal pesawat Air Canada di LaGuardia Airport, New York, awal pekan ini.

Otoritas penerbangan Amerika Serikat melalui National Transportation Safety Board (NTSB)  alias KNKT AS membeberkan rekaman kokpit yang menunjukkan bagaimana penerbangan berubah dari normal menjadi tragedi hanya dalam tiga menit.

Insiden yang terjadi Minggu malam itu menewaskan pilot dan kopilot, serta melukai lebih dari 40 orang.

Pesawat Air Canada dilaporkan menabrak truk pemadam kebakaran saat proses pendaratan di landasan pacu.

Penyelidik senior NTSB, Doug Brazy, menjelaskan kronologi detail dari komunikasi terakhir hingga tabrakan terjadi.

“Dalam tiga menit terakhir, semua prosedur terlihat normal hingga mendekati detik-detik akhir,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dilansir dari NY Post.

Rekaman menunjukkan pesawat telah mendapat izin mendarat di Runway 4 dan berada dalam kondisi stabil.

Awak kabin bahkan telah menyelesaikan checklist pendaratan dan menerima sinyal ketinggian secara bertahap dari sistem peringatan otomatis.

Namun situasi berubah cepat ketika komunikasi radio terganggu.

baca juga

“Ada transmisi yang saling menumpuk, sehingga pesan penting tidak terdengar jelas,” kata Brazy. Dalam waktu bersamaan, sebuah truk pemadam meminta izin melintasi landasan.

Menara pengawas sempat memberikan izin kepada kendaraan tersebut untuk melintas.

Hanya beberapa detik sebelum pesawat menyentuh landasan, pengawas menyadari bahaya dan berulang kali memerintahkan, “Stop, stop!”

Sayangnya, peringatan itu diduga tidak terdengar oleh pengemudi truk.

Dalam hitungan detik, pesawat yang melaju sekitar 105 mph menghantam kendaraan tersebut, memicu ledakan dan kerusakan parah.

Ketua NTSB, Jennifer Homendy, mengungkap adanya sejumlah kejanggalan serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS

Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB