-
Sebelas warga sipil terluka akibat hantaman rudal Iran di desa Eshtaol dekat Beit Shemesh.
-
Serangan langsung tersebut menghancurkan rumah keluarga dan kendaraan di pemukiman penduduk Israel setempat.
-
Konflik besar ini melibatkan Iran melawan kekuatan militer Amerika Serikat serta pemerintah Israel.
Daya hancur dari senjata tersebut juga menghanguskan beberapa unit kendaraan milik warga yang sedang terparkir.
Sebuah lubang besar atau kawah raksasa terbentuk di titik pusat benturan rudal yang menghantam tanah.
Operasi Penyelamatan di Lokasi Kejadian
Petugas medis bersama tim penyelamat segera dikerahkan menuju sebuah rumah yang kondisinya sangat hancur total.
Bagian atap hunian tersebut sudah tidak bersisa dan hanya menyisakan kerangka bangunan yang nyaris roboh sepenuhnya.
Aparat keamanan militer setempat langsung melakukan sterilisasi di sekitar area terdampak untuk menghindari ledakan susulan.
Pihak otoritas terus berupaya melakukan identifikasi terhadap para korban luka untuk mendapatkan perawatan medis segera.
"Itu adalah serangan langsung oleh rudal Iran," kata Ohad Moyal, komandan dari Komando Pertahanan Dalam Negeri militer setempat.
Konfirmasi Resmi Pihak Militer Israel
Ohad Moyal menegaskan kepada awak media bahwa banyak bangunan di desa tersebut yang terkena dampak ledakan.
Pihak militer secara resmi telah memberikan pernyataan bahwa sumber serangan memang berasal dari proyektil Iran.
Letnan Kolonel Nadav Shoshani selaku juru bicara militer turut menyebarkan bukti visual terkait kehancuran di lokasi.
Melalui media sosial ia mengunggah klip video yang memperlihatkan kondisi rumah keluarga yang hancur berantakan.
Ia memberikan keterangan tegas pada unggahannya tersebut: "Sebuah rumah keluarga di Eshtaol -- hancur oleh rudal Iran".
Latar Belakang Perang Besar 2026