Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 11:33 WIB
Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel
Rudal Iran
  • Parlemen Iran sedang mengkaji secara mendesak rencana untuk keluar dari Perjanjian Nuklir NPT.

  • Langkah ini diambil menyusul serangan Amerika-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

  • Teheran akan memperkuat aliansi nuklir dengan negara BRICS dan mencabut aturan kesepakatan 2014.

Hal ini berkaitan erat dengan pencabutan undang-undang yang selama ini mendukung implementasi kesepakatan nuklir yang disepakati pada 2014.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk melepaskan diri dari segala belenggu pengawasan badan internasional yang dianggap merugikan.

Teheran ingin memastikan bahwa mereka memiliki kedaulatan penuh dalam mengelola kekayaan energi dan teknologi nuklir tanpa campur tangan pihak luar.

Perubahan regulasi ini diperkirakan akan memicu ketegangan baru dengan negara-negara Barat yang selama ini menjadi pengawas ketat.

Sebagai kompensasi atas isolasi dari Barat, Iran mulai melirik kemitraan strategis dengan blok negara-negara maju yang memiliki pemikiran sehaluan.

Dukungan pada perjanjian internasional baru kini diarahkan kepada organisasi seperti Shanghai Cooperation Organization dan kelompok BRICS yang berpengaruh.

Aliansi yang melibatkan Brasil, Rusia, India, China, hingga Afrika Selatan ini dianggap sebagai mitra yang lebih adil bagi kepentingan Iran.

Langkah diplomasi ini menunjukkan pergeseran kiblat politik luar negeri Teheran yang semakin menjauh dari pengaruh Amerika Serikat dan sekutunya.

Kerja sama multilateral baru ini diharapkan mampu memberikan perlindungan ekonomi dan politik bagi Iran di masa depan.

Wacana penarikan diri dari NPT ini sebenarnya tidak muncul secara tiba-tiba melainkan akibat dari peristiwa berdarah di akhir Februari.

Amerika Serikat bersama Israel diketahui meluncurkan operasi udara besar-besaran ke wilayah Iran yang memicu kehancuran infrastruktur yang sangat masif.

Serangan yang terjadi pada 28 Februari tersebut tercatat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah yang sangat mengagetkan banyak pihak.

Lebih dari 1.340 orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut termasuk sosok paling berpengaruh di negara itu yakni pemimpin tertinggi Iran.

Ali Khamenei dipastikan menjadi salah satu korban yang gugur dalam serangan udara yang memicu kemarahan besar di seluruh pelosok negeri.

Meskipun operasi militer telah dilakukan, banyak pengamat internasional menilai tujuan akhir dari agresi Washington tersebut masih terasa abu-abu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:05 WIB

Sempat Tertahan, Kapal RI Kini Bisa Lewat Selat Hormuz? Ini Update Terbarunya

Sempat Tertahan, Kapal RI Kini Bisa Lewat Selat Hormuz? Ini Update Terbarunya

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:00 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB