Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

M Nurhadi

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
The destroyed U.S. Air Force E-3 Sentry AWACS in Saudi Arabia, tail number 0005. Photo credits: @TheIntelFrog (Foto mungkin hanya berupa ilustrasi)
baca 10 detik
  • Satu unit pesawat peringatan dini E-3 Sentry USAF hancur total akibat serangan gabungan rudal dan drone Iran di Arab Saudi.
  • Serangan tersebut menyebabkan lebih dari 10 personel militer terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, serta merusak pesawat tanker.
  • Kehilangan AWACS ini memaksa AS mengatur ulang strategi pengawasan udara dan mempercepat penggantian armada E-3 Sentry yang menua.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah laporan dari Air & Space Forces Magazine mengonfirmasi hancurnya satu unit pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AWACS) jenis E-3 Sentry milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF).

Pesawat bernilai $270 juta hingga $500 juta USD (Rp8,5 triliun) per unit tersebut hancur dalam serangan gabungan rudal dan drone yang diluncurkan Iran ke Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi.

Analis penerbangan melalui akun X @TheIntelFrog telah membagikan bukti visual berupa foto badan pesawat yang hangus. Verifikasi citra memastikan bahwa foto tersebut asli dan bukan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Dampak Serangan: Kerusakan Total dan Korban Jiwa

Laporan militer menyebutkan bahwa serangan tersebut melukai lebih dari 10 personel militer, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Selain menghancurkan unit AWACS, serangan ini juga merusak beberapa pesawat tanker pengisi bahan bakar di udara yang sedang terparkir.

Berdasarkan foto yang beredar, pesawat E-3 Sentry dengan nomor ekor 0005 (berasal dari 552nd Air Control Wing di Oklahoma) mengalami kerusakan yang mustahil untuk diperbaiki.

Antena radar (radome) di bagian atas pesawat tampak hancur total, sementara sebagian besar badan pesawat (fuselage) dan peralatan elektronik di dalamnya hangus terbakar.

Kehilangan satu unit AWACS merupakan kerugian besar bagi AS. Pesawat ini adalah "mata di langit" yang krusial untuk manajemen pertempuran, koordinasi wilayah udara, hingga penguncian target.

baca juga

"Kehilangan E-3 ini sangat bermasalah, mengingat platform manajemen pertempuran ini sangat vital untuk segala hal, mulai dari dekonfliksi ruang udara hingga koordinasi serangan," ujar Heather Penney, mantan pilot F-16 dan peneliti senior di Mitchell Institute for Aerospace Studies, dikutip via militarnyi.

Pesawat E-3 Sentry AWACS hancur Sumber: @TheIntelFrog (Gambar belum dapat dikonfirmasi kebenarannya)
Pesawat E-3 Sentry AWACS hancur Sumber: @TheIntelFrog (Gambar belum dapat dikonfirmasi kebenarannya)

Data menunjukkan bahwa dari total 16 armada E-3 yang dimiliki AS, enam di antaranya ditempatkan di Timur Tengah sebelum insiden ini terjadi.

Secara keseluruhan, Operasi Epic Fury yang dijalankan AS telah memakan korban 13 personel tewas dan lebih dari 300 luka-luka akibat berbagai serangan sejak awal Maret 2026.

Insiden ini mempercepat urgensi AS untuk mengganti armada E-3 Sentry yang sudah menua. Pentagon dikabarkan telah memesan pembangunan pesawat E-7A Wedgetail yang lebih modern dari perusahaan Boeing UK.

Berbeda dengan sistem lama, E-7A Wedgetail akan dilengkapi dengan teknologi radar MESA (Active Electronically Scanned Array) yang mampu:

Memindai wilayah udara dan mendeteksi target darat hingga jarak lebih dari 600 km.

Melacak hingga 180 target secara simultan.

Menangani 24 target serangan sekaligus secara bersamaan.

Hancurnya aset strategis di Arab Saudi ini memaksa militer AS untuk mengatur ulang strategi pengawasan udara mereka di kawasan tersebut, di tengah ancaman serangan balasan Iran yang terus berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:33 WIB

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:05 WIB

Terkini

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:08 WIB

UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan  Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu

UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Dugaan Deepfake Soal Warung Disuruh Tutup karena Kopdes, Mendes PDT Yandri Lapor Bareskrim

Dugaan Deepfake Soal Warung Disuruh Tutup karena Kopdes, Mendes PDT Yandri Lapor Bareskrim

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!

Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Bukan Gadget Murahan! 5 HP Mid-Range Ini Bikin Kamu Serasa Pakai Flagship

Bukan Gadget Murahan! 5 HP Mid-Range Ini Bikin Kamu Serasa Pakai Flagship

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Dari Merubah hingga Seronok dalam Buku Remah-Remah Bahasa: Perbincangan dari Luar Pagar

Dari Merubah hingga Seronok dalam Buku Remah-Remah Bahasa: Perbincangan dari Luar Pagar

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Menaker Larang Syarat Good Looking dalam Rekrutmen, Perusahaan Bandel Minta Dilaporkan

Menaker Larang Syarat Good Looking dalam Rekrutmen, Perusahaan Bandel Minta Dilaporkan

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Pemerintah Resmikan SRAK Gajah Sumatera dan Kalimantan 20262036, Ini Rinciannya

Pemerintah Resmikan SRAK Gajah Sumatera dan Kalimantan 20262036, Ini Rinciannya

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×