Komnas HAM Panggil Polda Metro Jaya soal Kasus Air Keras Andrie Yunus

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 30 Maret 2026 | 14:53 WIB
Komnas HAM Panggil Polda Metro Jaya soal Kasus Air Keras Andrie Yunus
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Komnas HAM memanggil Polda Metro Jaya pada Senin (30/3/2026) untuk pemantauan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
  • Polda memaparkan langkah penyelidikan, termasuk pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak TNI, penyelidikan tetap lanjut.
  • Korban masih menjalani perawatan intensif di RSCM dan belum memungkinkan untuk dimintai keterangan oleh Komnas HAM.

Suara.com - Komnas HAM mulai mengakselerasi pemantauan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Salah satunya dengan memanggil Polda Metro Jaya untuk meminta penjelasan langsung terkait perkembangan penyelidikan.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, menyebut pertemuan tertutup itu berlangsung cukup panjang, hampir tiga jam. Dalam forum tersebut, kepolisian memaparkan langkah-langkah yang sudah diambil sekaligus rencana tindak lanjut.

“Hari ini kita mendapatkan keterangan dari Polda Metro Jaya terkait apa yang sudah mereka lakukan dan langkah ke depan,” kata Saurlin usai pertemuan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dari pihak kepolisian, yang hadir merupakan Direktur Reserse Kriminal Umum bersama sejumlah staf. Komnas HAM mengaku telah memperoleh sejumlah data awal yang dibutuhkan untuk proses pemantauan.

Meski begitu, Saurlin menegaskan masih ada sejumlah informasi tambahan yang diminta untuk dilengkapi. Ia tidak merinci terkait data tersebut, namun memastikan komunikasi dengan kepolisian akan terus berlanjut.

"Kami juga sudah mendapatkan informasi banyak hal dari Polda Metro Jaya. Kami pikir sudah cukup. Fakta-fakta yang sedang kami butuhkan juga sudah, beberapa hal sudah disampaikan dan kami masih meminta beberapa hal lagi ya kepada Polda Metro Jaya untuk diserahkan kepada kita," jelasnya. 

Dalam pertemuan itu juga terkonfirmasi bahwa para pelaku yang diduga terlibat saat ini telah diamankan oleh pihak TNI. Sementara itu, Polda Metro Jaya tetap melanjutkan penyelidikan dari sisi yang menjadi kewenangannya.

“Penyelidikan tidak dihentikan, masih melanjutkan penyelidikan,” ujarnya.

Komnas HAM untuk sementara belum masuk pada pendalaman soal dugaan rangkaian teror sebelumnya yang disebut-sebut dialami korban. Fokus utama saat ini masih pada proses penanganan kasus penyiraman itu sendiri.

baca juga

Sementara itu, kondisi Andrie Yunus disebut masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Ia masih menjalani perawatan intensif di ruang high care unit RSCM sejak mendapatkan serangan teror disiram air keras pada 12 Maret 2026 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan

Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:58 WIB

1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK

1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:33 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

×