- Wakil Ketua DPR mengecam keras pengeboman Israel di Lebanon yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon pada Minggu (29/3).
- Jenazah Praka Farizal yang gugur saat misi PBB disambut duka mendalam di Kulon Progo, dengan karangan bunga pejabat hadir.
- Keluarga memutuskan pemakaman secara umum di TPU Nambangan, namun akan didahului dengan prosesi upacara pemakaman militer.
Pihak kewilayahan setempat memastikan bahwa koordinasi antara perangkat desa, warga, dan unsur TNI terus dilakukan secara intensif.
Dukuh Ledok, Wakidi, menjelaskan bahwa meskipun informasi detail mengenai jam ketibaan jenazah dari Lebanon masih dinamis, pihak desa sudah siap sepenuhnya untuk menyelenggarakan prosesi penerimaan secara layak.
" Yang dilakukan ya persiapan untuk nanti kalau jenazah sudah datang mau upacara umum dan upacara dari militer, " kata Wakidi saat ditemui di rumah duka, Senin (30/3/2026).
Mengenai lokasi peristirahatan terakhir, Wakidi mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah berdiskusi dan memutuskan untuk memakamkan Praka Farizal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nambangan.
Keputusan ini diambil agar almarhum tetap berada dekat dengan lingkungan keluarga dan warga desa yang sangat mencintainya.
" Iya (pemakaman) umum. Itu permintaan keluarga seperti itu, " tambah Wakidi.
Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, menegaskan negara akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum melalui prosesi upacara pemakaman militer.
Sebagai prajurit yang gugur dalam medan tugas operasi luar negeri, Praka Farizal layak mendapatkan penghormatan penuh dari kesatuan.
Letkol Inf Dyan Niti Sukma menuturkan, " Iya, betul, karena yang bersangkutan, almarhum gugur maka kita laksanakan upacara pemakaman militer."