Tiga Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon, PBB Soroti Bahaya Serangan ke Pasukan Perdamaian

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:42 WIB
Tiga Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon, PBB Soroti Bahaya Serangan ke Pasukan Perdamaian
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix. (Dok. UN)
  • Dua prajurit perdamaian Indonesia tewas akibat ledakan konvoi logistik UNIFIL dekat Bani Hayyan, Lebanon, pada 30 Maret 2026.
  • Satu prajurit Indonesia meninggal sehari sebelumnya akibat ledakan di pangkalan UNIFIL Ett Taibe, wilayah Sektor Timur.
  • PBB mengutuk keras insiden tersebut, menegaskan perlunya penghentian serangan, serta menekankan solusi politik bukan militer.

Suara.com - Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian di Lebanon. Dua prajurit Indonesia yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi pada hari yang sama, menyusul satu korban jiwa sehari sebelumnya.

Insiden terbaru terjadi setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan, wilayah Sektor Timur Lebanon. Selain dua korban tewas, dua penjaga perdamaian lainnya juga dilaporkan mengalami luka.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, menyebut situasi di lapangan semakin berbahaya bagi pasukan yang bertugas.

“Para penjaga perdamaian kami tetap berada di lapangan, menjalankan tugas yang diamanatkan oleh Dewan Keamanan, dalam kondisi yang sangat berbahaya ini,” kata Lacroix dalam pengarahan kepada wartawan di New York, 30 Maret 2026.

Sehari sebelum insiden tersebut, satu prajurit Indonesia lainnya juga meninggal dunia akibat ledakan di dalam pangkalan UNIFIL di Ett Taibe, yang masih berada di sektor yang sama. Satu korban lainnya dalam kondisi kritis dan telah dievakuasi ke Beirut.

PBB mengecam keras rangkaian serangan tersebut dan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target.

“Kami mengutuk keras insiden-insiden yang tidak dapat diterima ini. Penjaga perdamaian tidak boleh pernah menjadi sasaran,” ujar Lacroix.

Ia menambahkan, pihak UNIFIL saat ini tengah melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kematian para korban. PBB juga meminta semua pihak menghentikan tindakan yang membahayakan pasukan di lapangan.

“Semua tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian harus segera dihentikan,” tegasnya.

Di tengah meningkatnya eskalasi, PBB juga menyoroti pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan 1701 yang selama ini menjadi dasar gencatan senjata di wilayah tersebut.

“Kami melihat berbagai pelanggaran terhadap resolusi 1701,” kata Lacroix, merujuk pada serangan lintas batas serta keberadaan pasukan Israel di wilayah Lebanon.

Ia menegaskan bahwa konflik yang terjadi tidak bisa diselesaikan melalui pendekatan militer.

“Tidak ada solusi militer. Yang dibutuhkan adalah solusi politik,” ujarnya.

PBB menyatakan komunikasi dengan Indonesia terus dilakukan, sementara koordinasi di lapangan tetap berjalan untuk menghindari bentrokan dalam pergerakan pasukan, termasuk pengiriman logistik dan dukungan bagi warga sipil.

Di tengah situasi yang memburuk, Lacroix kembali mengingatkan risiko yang dihadapi para penjaga perdamaian yang bertugas jauh dari tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon

Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:33 WIB

Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon

Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:12 WIB

Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI

Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB