Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. [X]
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyerukan agar negara-negara Arab bersatu untuk segera mengusir pasukan militer AS dari kawasan Timur Tengah.
  • Iran mengeklaim bahwa payung keamanan AS terbukti tidak efektif dan menyebut Washington kini mengemis bantuan Tiongkok untuk amankan Selat Hormuz.
  • Perang meletus pasca pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei oleh AS-Israel pada 28 Februari, memicu aksi saling balas serangan rudal tanpa henti.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, melontarkan seruan tegas kepada deretan Negara Arab untuk menyatukan kekuatan AS dari kawasan Timur Tengah.

Pesan provokatif ini muncul di tengah ketegangan militer yang semakin mendingin di perairan strategis Selat Hormuz pasca pecahnya perang terbuka.

Pernyataan berani dari Abbas Araqchi ini sekaligus menegaskan komitmen Teheran untuk menghormati negara tetangga dan hanya menargetkan pihak agresor.

Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Senin malam, diplomat top Iran tersebut menjabarkan posisi negaranya di tengah agresi militer Washington dan Tel Aviv.

Presiden AS mengklaim adanya "hadiah signifikan" dari Iran terkait minyak dan Selat Hormuz. Simak bedah rencana damai 15 poin yang ditawarkan Trump di tengah kebuntuan negosiasi.
Presiden AS mengklaim adanya "hadiah signifikan" dari Iran terkait minyak dan Selat Hormuz. Simak bedah rencana damai 15 poin yang ditawarkan Trump di tengah kebuntuan negosiasi.

Ia secara khusus menyoroti rasa hormat pemerintah Teheran terhadap Arab Saudi dengan menganggap mereka sebagai bangsa persaudaraan yang setara.

Iran menghormati Kerajaan Arab Saudi dan menganggapnya sebagai bangsa persaudaraan, tegas Araqchi dalam unggahannya.

Sang menteri luar negeri menjelaskan bahwa pelaksanaan anggaran militer negaranya murni ditujukan untuk menghancurkan musuh yang memusuhi kawasan tersebut.

“Operasi kami ditujukan pada agresor musuh yang tidak menghormati orang Arab atau Iran, dan tidak dapat memberikan keamanan apa pun. Lihat saja apa yang kami lakukan terhadap komando udara mereka,” kata Araqchi dikutip dari Tasnim News, Selasa (31/3/2026).

Melihat kerentanan pihak musuh, ia mendesak agar negara-negara regional segera mengambil langkah nyata untuk mengakhiri kehadiran militer asing.

“Saatnya untuk mengusir pasukan AS,” ujar diplomat tertinggi Iran tersebut memberikan instruksi.

Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]
Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]

Sehari sebelumnya, Araqchi juga sempat mencemooh janji perlindungan keamanan yang selama ini digembar-gemborkan oleh pihak Washington.

Ia menilai payung keamanan Amerika Serikat terbukti tidak efektif dan justru mengundang lebih banyak masalah daripada mencegah datangnya bahaya.

“Payung keamanan AS yang disebut-sebut terbukti penuh lubang dan justru mengundang masalah, bukannya menghalangi masalah. AS kini memohon kepada negara lain, bahkan Tiongkok, untuk membantunya membuat Hormuz aman,” sindirnya.

Ia kembali mengingatkan tetangga negara-negara bahwa penjajah asing tersebut sebenarnya hanya mempedulikan nasib dan keselamatan Israel semata.

“Iran menyerukan kepada negara-negara tetangganya untuk mengusir agresor asing, terutama karena satu-satunya kekhawatiran mereka adalah Israel,” tegas Araqchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:18 WIB

Rudal Iran Hantam Fasilitas Penyimpanan Minyak Israel

Rudal Iran Hantam Fasilitas Penyimpanan Minyak Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:58 WIB

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB