Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:27 WIB
Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara
Rudal Iran
baca 10 detik
  • Poros Perlawanan Iran menyiapkan kejutan militer strategis di wilayah Selat Bab Al Mandab.

  • Penutupan jalur maritim ini berpotensi memicu krisis energi global dan kenaikan harga minyak.

  • Houthi Yaman resmi bergabung dengan Iran untuk menekan kekuatan militer Amerika Serikat-Israel.

Ketegangan fisik secara terbuka antara Iran melawan Amerika Serikat telah meletus sejak akhir Februari lalu.

Hizbullah di Lebanon juga secara aktif terlibat dalam kontak senjata melawan pasukan militer Israel.

Dampak dari perang ini meluas hingga melibatkan berbagai negara di semenanjung Arab secara langsung.

Fasilitas militer milik Amerika Serikat di Timur Tengah menjadi sasaran utama dalam rangkaian serangan udara.

Iran juga telah mengambil tindakan tegas dengan mengendalikan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Ancaman pembakaran kapal yang melintas tanpa otoritas menjadi peringatan keras bagi pelayaran internasional.

Kini, memasuki pekan kelima, efek kerusakan mulai merembet pada sektor vital energi dunia.

Serangan terhadap infrastruktur minyak menyebabkan fluktuasi harga bahan bakar yang sangat ekstrem di pasar global.

Kecemasan mengenai krisis energi kini mulai menghantui pemerintahan di Washington dan juga Tel Aviv.

baca juga

Skenario pemblokiran Selat Bab Al Mandab diyakini akan memperburuk stabilitas ekonomi internasional secara signifikan.

Secara geografis, selat ini merupakan jalur sempit sepanjang 32 kilometer yang memisahkan Yaman dengan Djibouti.

Titik ini adalah urat nadi utama yang menghubungkan wilayah Samudra Hindia menuju Laut Mediterania.

Setiap kapal logistik harus melewati Terusan Suez setelah berhasil melintasi titik krusial di Bab Al Mandab.

Data menunjukkan sekitar 12 persen dari total perdagangan minyak bumi dunia bergantung pada jalur ini.

Volume pengiriman minyak melalui selat ini diperkirakan mencapai angka 4,2 juta barel setiap harinya.

Gangguan pada titik navigasi ini dipastikan akan memutus rantai pasok antara benua Eropa dan Asia.

Kapal kargo terpaksa harus mengambil rute jauh dengan memutar melewati pesisir benua Afrika.

Konsekuensi dari pengalihan rute tersebut adalah keterlambatan pengiriman barang selama dua minggu ke depan.

Kelompok Houthi di Yaman telah mengeluarkan ancaman resmi untuk menutup akses pelayaran di sana.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tekanan militer setelah mereka resmi berkoalisi dengan pihak Iran.

Mohammed Mansour selaku Wakil Menteri Informasi Houthi mengonfirmasi kemungkinan besar penutupan jalur maritim tersebut.

Aksi ini bertujuan untuk memberikan tekanan politik dan ekonomi yang maksimal bagi Amerika Serikat.

Dunia kini menanti bagaimana langkah konkret dari Poros Perlawanan dalam merealisasikan ancaman tersebut di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:34 WIB

Jejak Hitam Ghalibaf, Ketua DPR Iran yang Disebut Jadi Jagoan Trump

Jejak Hitam Ghalibaf, Ketua DPR Iran yang Disebut Jadi Jagoan Trump

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 11:02 WIB

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:58 WIB

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:54 WIB

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

×