Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
Tiga prajurit TNI gugur akibat serangan ledakan saat menjalankan misi UNIFIL di Lebanon.
baca 10 detik
  • Tiga prajurit TNI gugur akibat serangan ledakan saat menjalankan misi UNIFIL di Lebanon.

  • Wakil RI membacakan nama para korban di depan sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

  • Indonesia mengutuk keras serangan tersebut dan menuntut perawatan maksimal bagi korban luka.

Peristiwa tragis yang menimpa mereka terjadi di wilayah Bani Hayyan saat serangan mendadak menghantam rombongan tersebut.

Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan bahwa aksi pembunuhan terhadap personel keamanan internasional tidak bisa dimaafkan.

Simbol Harapan yang Terluka

"Ini adalah kerugian besar bagi Indonesia. Ini juga merupakan kerugian besar bagi kita semua, bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa, bagi Dewan ini, dan bagi setiap komunitas yang memandang pasukan penjaga perdamaian sebagai simbol harapan dan pemulihan," imbuh dia.

Selain merenggut tiga nyawa, insiden tersebut juga menyebabkan lima anggota militer Indonesia lainnya mengalami luka-luka.

Daftar prajurit yang terluka mencakup Kapten Sultan Wiryan Maulana serta Kopral Rico Pramudia yang tengah dirawat.

Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Kadet Denny Rianto juga masuk dalam daftar korban luka.

Rangkaian serangan di Lebanon Selatan ini terjadi secara beruntun hanya dalam kurun waktu dua hari saja.

Kronologi Serangan Dua Hari Berturut-turut

baca juga

Ledakan mematikan di sekitar wilayah Bani Hayyan terjadi pada hari Senin tanggal 30 Maret tahun 2026.

Insiden tersebut menewaskan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar serta Sertu Muhammad Nur Ichwan di lokasi kejadian.

Sehari sebelumnya pada tanggal 29 Maret, maut lebih dulu menjemput Kopral Farizal Rhomadhon di medan tugas.

Farizal tewas setelah proyektil ledakan menghantam area di sekitar tempatnya berjaga di wilayah Adchit Al Qusayr.

Indonesia menggunakan forum resmi PBB tersebut untuk menyuarakan kecaman paling keras atas tindakan kekerasan tersebut.

Tuntutan Tegas Pemerintah Indonesia

"Indonesia mengutuk keras serangan keji terhadap para pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di UNIFIL pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026," kata dia.

Diplomasi Indonesia kini mendesak adanya jaminan keamanan penuh bagi seluruh personel yang masih berada di lapangan.

Pemerintah meminta semua pihak berwenang untuk memfasilitasi proses pemulangan jenazah para korban secara cepat.

Proses repatriasi ini harus dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan tetap menjaga martabat para prajurit TNI.

Bagi lima personel yang terluka, Indonesia menuntut adanya akses layanan medis yang paling komprehensif dan terbaik.

Hal ini bertujuan agar seluruh korban luka dapat segera pulih dan mendapatkan perawatan intensif pasca trauma ledakan.

Komitmen Indonesia dalam misi perdamaian dunia tetap kokoh meski harus dibayar dengan pengorbanan nyawa prajurit.

Kini dunia menanti langkah nyata dari Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan kekerasan di wilayah perbatasan Lebanon.

Kepergian para ksatria ini menjadi pengingat betapa tingginya risiko yang dihadapi pasukan UNIFIL di daerah konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Praka Farizal Dipenuhi Karangan Bunga Dukacita

Rumah Praka Farizal Dipenuhi Karangan Bunga Dukacita

Foto | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:46 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Gelar Rapat Darurat DK

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Gelar Rapat Darurat DK

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:18 WIB

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:19 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:16 WIB

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×