Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
Indonesia mengecam keras serangan Israel yang menewaskan tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL.
baca 10 detik
  • Tiga prajurit TNI gugur akibat serangan Israel saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

  • Pemerintah Indonesia menyampaikan kemarahan besar dan duka mendalam di sidang Dewan Keamanan PBB.

  • Indonesia mengutuk keras serangan keji tersebut dan menuntut perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian.

Suara.com - Situasi diplomatik di markas besar PBB memanas menyusul insiden berdarah yang menimpa personel militer Indonesia TNI.

Wakil Tetap RI untuk PBB, Umar Hadi, secara terbuka menyatakan rasa duka mendalam sekaligus kegeraman yang luar biasa.

Pernyataan emosional tersebut disampaikan langsung di hadapan utusan Israel dalam forum resmi internasional di New York.

Langkah diplomatik ini diambil sebagai respon atas gugurnya tiga penjaga perdamaian asal Indonesia di wilayah Lebanon.

Momentum tersebut terjadi dalam sebuah sidang darurat yang digelar oleh Dewan Keamanan PBB pada Selasa kemarin.

Umar Hadi hadir untuk menyuarakan aspirasi bangsa yang sedang berduka akibat hilangnya nyawa para ksatria negara.

Dalam ruangan tersebut, hadir pula Danny Danon yang merupakan perwakilan diplomatik tetap dari pihak Israel.

Utusan Indonesia ini memulai pidatonya dengan menekankan betapa besarnya gelombang solidaritas dari tanah air.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih, atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan rasa duka cita, kemarahan, dan frustrasi lebih dari 285 juta penduduk Indonesia," kata Umar.

baca juga

Aspirasi ini mencerminkan luka mendalam yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Umar juga meyakini bahwa perasaan terluka ini tidak hanya milik bangsa Indonesia semata melainkan dunia.

Beliau mengaku sangat tersentuh dengan banyaknya aliran dukungan yang masuk dari berbagai negara sahabat di dunia.

Simpati global mengalir deras setelah kabar mengenai jatuhnya korban dari pihak militer Indonesia mulai tersebar luas.

Solidaritas ini menjadi bukti bahwa serangan terhadap misi kemanusiaan adalah pelanggaran yang tidak bisa dimaafkan.

Di dalam forum yang sangat terhormat tersebut, Umar memutuskan untuk memberikan penghormatan khusus bagi para korban.

Nama-nama prajurit yang gugur dalam tugas mulia itu disebutkan satu per satu untuk dikenang oleh dunia.

Seketika suasana ruang sidang menjadi hening saat nama-nama pahlawan bangsa itu mulai menggema di sana.

Ketiga personel TNI tersebut diketahui sedang menjalankan mandat internasional di bawah bendera UNIFIL saat insiden terjadi.

Farizal Rhomadhon dilaporkan mengembuskan napas terakhir saat bertugas menjaga pos penjagaan Indonesia di wilayah Ashid Al-Khuzair.

Sementara itu, dua rekan seperjuangannya menghadapi maut saat sedang menjalankan misi penting di lokasi yang berbeda.

Zulmi dan Ikhwan dinyatakan gugur ketika rombongan kendaraan logistik mereka menjadi target serangan di daerah Bani Hayyan.

Indonesia secara tegas memandang insiden pembunuhan terhadap personel penjaga perdamaian ini sebagai tindakan yang melampaui batas.

Kematian tiga anggota TNI ini terjadi dalam rentetan waktu yang sangat singkat di wilayah konflik Lebanon Selatan.

Hanya dalam kurun waktu dua hari, militer Indonesia harus kehilangan putra-putra terbaiknya akibat aksi militer Israel.

Tragedi pertama terjadi pada 29 Maret ketika sebuah ledakan proyektil menghantam area di sekitar Adchit Al Qusayr.

Ledakan mematikan tersebut merenggut nyawa Kopral Farizal Rhomadhon yang sedang bersiaga di garis depan misi.

Keesokan harinya, tepat pada Senin 30 Maret, serangan kembali terjadi dan menyasar dua prajurit lainnya.

Duka Mendalam di Lokasi Bani Hayyan

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur akibat efek ledakan hebat di dekat Bani Hayyan.

Keduanya sedang berupaya memastikan pasokan logistik bagi pasukan perdamaian tetap terpenuhi di wilayah yang rawan.

Fakta ini menambah daftar panjang risiko yang harus dihadapi oleh para prajurit Indonesia demi kedamaian dunia.

Pemerintah Indonesia menyatakan tidak bisa memberikan toleransi sedikit pun atas hilangnya nyawa personel militer secara tragis.

Umar Hadi menggarisbawahi bahwa setiap nyawa penjaga perdamaian adalah simbol kemanusiaan yang harus dilindungi secara hukum.

Di hadapan para delegasi dunia, Indonesia melontarkan kutukan yang sangat tajam terkait agresi militer tersebut.

"Indonesia mengutuk keras serangan keji terhadap para pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di UNIFIL pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026," tegasnya.

Tindakan tersebut dianggap sebagai serangan langsung terhadap mandat perdamaian yang telah ditetapkan oleh PBB.

Pemerintah menuntut adanya pertanggungjawaban penuh atas insiden yang menimpa para personel militer di Lebanon tersebut.

Langkah diplomatik ini akan terus dikawal hingga ada kepastian keadilan bagi para prajurit yang telah berkorban nyawa.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi Dewan Keamanan PBB untuk lebih serius dalam melindungi personel di lapangan.

Indonesia mendesak agar protokol keamanan bagi pasukan UNIFIL segera diperkuat guna menghindari jatuhnya korban tambahan.

Semangat para prajurit TNI di Lebanon dipastikan tetap teguh meski duka menyelimuti rekan-rekan seperjuangan mereka.

Pengorbanan Kapten Zulmi, Sertu Ichwan, dan Kopral Farizal akan selalu tertulis dalam sejarah diplomasi pertahanan Indonesia.

Bangsa Indonesia kini menanti langkah nyata dari komunitas internasional untuk menindak tegas pelaku serangan mematikan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:47 WIB

Terkini

Dukung Suasana Kegiatan Resmi, Pemprov Sulsel Jelaskan Alokasi Anggaran Sewa Tanaman Hidup

Dukung Suasana Kegiatan Resmi, Pemprov Sulsel Jelaskan Alokasi Anggaran Sewa Tanaman Hidup

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:30 WIB

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:15 WIB

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×