Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB
Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Mendag mencari alternatif negara pemasok naphtha guna mengatasi hambatan impor akibat konflik di Timur Tengah.
  • Pemerintah menargetkan negara seperti India, Amerika, dan Afrika untuk menjaga kestabilan harga serta pasokan bahan baku plastik nasional.
  • Upaya diversifikasi pemasok dilakukan agar aktivitas produksi industri dalam negeri kembali berjalan normal di tengah gangguan distribusi global.

Suara.com - Pemerintah tengah mencari negara lain sebagai alternatif pemasok bahan baku plastik ke Indonesia.

Pencarian itu dilakukan mengingat pasokan naphtha, sebagai bahan baku plastik yang diimpor dari Timur Tengah mengalami hambatan.

Pernyataan itu ditegaskan Menteri Pedagangan Budi Santoso menanggapi kenaikan harga plastik, imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Budi mengatakan 60 persen naphtha yang diimpor berasal dari Timur Tengah sehingga Indonesia terdampak. Indonesia kini mengincar negara lain sebagai alternatif pemasok naphta.

"Kita sekarang mencari alternatif pengganti atau alternatif dari negara lain dan kita sudah melakukan, misalnya dari negara Afrika, India, dan Amerika," kata Budi di Kantor Staf Kepresidenan, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Budi menyampaikan perpindahan pasokan dari Timur Tengah ke negara lain membutuhkan waktu, mengingat dilakukan secara tiba-tiba akibat perang di Timur Tengah.

"Jadi kita harapkan proses ini bisa berjalan dengan baik sehingga harga bisa kembali normal," kata Budi.

Kekinian Kementerian Perdagangan intens berkomunikasi dengan asosiasi serta pelaku industri untuk mencari alternatif di luar negara yang telah disebutkan di atas.

"Kita juga berkomunikasi Pak dengan perwakilan kita di luar negeri untuk mencarikan supplier-supplier baru yang bisa memasok ke Indonesia karena ini kan tidak terjadi di Indonesia saja," kata Budi.

"Jadi beberapa perusahaan di Singapura, di China, di South Korea, di Taiwan, itu Thailand juga Mas, itu banyak yang force majeure produsennya sehingga yang kita impor plastik pun juga sedikit terganggu," kata dia.

"Tapi kita untuk bahan baku terus kita lakukan sehingga produksi di dalam negeri tetap normal kembali dan pasokan plastik tetap terjaga dengan baik. Saya kira demikian," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:09 WIB

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 13:51 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

Terkini

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:22 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran

Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:14 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB